Tugas BPKP Provinsi Papua Barat, Membina Inspektorat Di Pemda

Tugas BPKP Provinsi Papua Barat, Membina Inspektorat Di Pemda
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG – Kegiatan SPIP sering di lakukan antara Pemda dan BPKP, tujuannya untuk mengupdate, terutama untuk SPIP yang sudah di gelar oleh pemda sorong selatan pada hari ini tetap kami update, karena pengendalian terhadap resiko harus selalu di lihat, kadang resiko bisa meningkat, resiko bisa menurun disitulah kami bisa mengidentifikasi. hal ini di sampaikan oleh Pimpinan  BPKP Provinsi Papua Barat,” Riki Antariksa, AK,M,Si.

Terkait dengan kegiatan pemda, terutama di OPD masing masing, sebagian sudah  punya daftar resiko dan sebagian belum punya daftar resiko, untuk itu BPKP bisa bantu untuk mengendalikannya, menghapdate, mengidentifikasi hal hal yang baru, pada intinya tujuan dari kegiatan Workshop SPIP  untuk melakukan pencegaan tidak terjadinya resiko.

“Kami dari BPKP pada intinya siap saja, kalau dari Pemda undang, kami akan hadir sebagai bentuk sinergi antara BPKP dan pemda, di provinsi papua barat sudah beberapa kabupaten yang gelar kegiatan SPIP termasuk provinsi papua barat,” ujarnya.

Peran dari BPKP yaitu sebagai pembina bagi Inspektorat, yang buat kegiatan SPIP adalah pemda, kami dari BPK di undang sebagai mitra atau pembina bagi inspektorat pemda, untuk memberikan bimbingan serta materi teknis pelaksanaannya, karena tugas BPKP membimbing Inspektorat sebagai mitra kerja atau patner, tugas BPKP yaitu membina Isnpektorat,”ungkapnya kepada media Metro Rakyat.com. Senin (29/07/2019).

Pesan dari ketua BPKP, peran Inspektorat boleh di pandang mengawal pencapain tujuan pemda, namanya mengawal itu, bisa di depan, di tengah, dibelakang.

Kalau peran di depan berarti Inspektorat sudah tau resiko apa yang akan terjadi, sehingga Inspektorat bisa melapor ke pimpinan Pemda, bahwa ada resiko yang akan menggaggu aktifitas kegiatan  pemda dan keputusan di ambil oleh pemda setempat.

“Tugas dari  Inspektorat atau Apic yaitu peran memberi nasihat atau servis asurens bentuknya Audit, Reviuw, Monitoring, untuk itu Apic sangat penting karena berkaitan dengan SPIP yang perannya harus membantu pemda,”tutur pimpinan BPKP.

Kelanjutannya, tetapi di lain pihak Apic harus  dayagunakan di tingkatkan Sumber daya manusianya, kalau anggarannya kurang harus di perhatikan oleh pemda, Apic memang ada sedikit kendala makanya tidak terlalu maksimal.

Salah satunya SPIP adalah Tuof alat yang bisa di gunakan oleh Apic untuk membantu pimpinan pemerintah daerah, SPIP tanggung jawabnya  menajemen pemda, tugas Apic menasihati supaya hati hati dalam menjalankan perannya. (MR/Jefri)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.