Eks Pedagang Aksara Yang Berjualan Dipinggir Jalan Akan Segera Ditertibkan
MetroRakyat.com | MEDAN — Pemerintah Kota Medan secepatnya akan membersihkan dan menertibkan para eks pedagang pasar Aksara korban kebakaran gedung plaza Aksara/Buana Plaza yang saat ini berjualan diatas pulau jalan serta dipinggir jalan disepanjang Jalan Aksara tepatnya didepan gedung Plaza Aksara. Hal ini dikatakan oleh Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution kepada MetroRakyat.com, Kamis (11/8/2016) disela-sela menghadiri acara Hari Ketahanan Pangan Kota Medan. Diterangkan Akhyar, bahwa keberadaan para eks pedagang korban kebakaran gedung Plaza Aksara tersebut yang berjualan diatas pulau jalan dan dipinggir jalan telah membuat kondisi disepanjang jalan terutama pada pagi dan sore hari menjadi sangat padat yang menimbulkan kemacetan sepanjang jalan Aksara sampai kearah lampu merah menuju jalan William Iskandar. “Kita lihat memang akibat para pedagang eks pasar Aksara yang membuka lapak dagangan mereka diatas pulau jalan dan dipinggir jalan Aksara telah menyebabkan kemacetan panjang serta mengganggu kenyamanan para pengguna jalan. Untuk itu secepatnya Pemko Medan bersama Satpol PP Kota Medan segera akan melakukan penertiban dan pembersihan disepanjang jalan Aksara tersebut dari para pedagang.” Terang politisi dari Partai PDI Perjuangan tersebut.
Saat dipertanyakan kapan rencana penertiban dan pembersihan para pedagang eks Pasar Aksara tersebut, Akhyar tidak memberitahukan jadwal pastinya. Namun memastikan akan melakukan penertiban para pedagang eks Pasar Aksara tersebut. “Kalau ditanya kapan, ya..itu nanti kami (Pemko Medan) yang akan memutuskan tanggal dan harinya. Namun untuk saat ini saya tidak bisa memberitahukannya.” Tandasnya.
Seperti diketahui, para pedagang eks pasar Aksara saat ini telah menggelar dagangan mereka diatas pulau jalan dan pinggir jalan di sepanjang Jalan Aksara sampai ke simpang lampu merah menuju arah jalan William Iskandar. Informasi yang didapat wartawan, bahwa para pedagang eks pasar Aksara yang merupakan korban kebakaran Plaza Aksara/Buana Plaza tidak menerima tawaran Pemko Medan saat itu untuk berjualan di wilayah MMTC pancing dengan alasan terlalu jauh dan lokasinya mereka(pedagang) anggap kurang strategis untuk menggelar dagangan. Sehingga beberapa kali para pedagang eks Pasar Aksara tersebut telah melakukan protes baik ke Pemko Medan dan DPRD Kota Medan dengan tujuan agar mereka tetap dapat berjualan di lingkungan Pasar Aksara atau didekat lokasi pasar Aksara tersebut. Karena belum didapati kesepakatan, solusinya akhirnya para pedagang mengambil kebijakan dengan mengelear dagangan dan berjualan disepanjang jalan Aksara dengan memanfaatkan pulau jalan dan kaki lima sepanjang jalan Aksara Plaza tersebut.
Terpisah, anggota komisi C DPRD Kota Medan, Golfried Lubis, saat diminta wartawan tangapannya terkait pedagang eks pasar Aksara korban kebakaran yang telah menggelar dagangan mereka dipinggir jalan sepanjang Jalan Aksara, mengatakan apa yang dilakukan para pedagang eks pasar Aksara tersebut seharusnya tidak dilakukan. Karena menurutnya, Pemko Medan pasti tidak akan menuruti keinginan para pedagang eks kebakaran pasar Aksara tersebut untuk berjualan didalam wilayah Plaza Aksara/Buana Plaza yang saat ini kondisinya sudah hangus dan tidak layak untuk dipergunakan kembali.
” Mereka(para pedagang) kan sudah diberikan tempat berjualan sementara di lokasi MMTC Pancing, menunggu gedung Aksara Plaza tersebut dibangun kembali. Namun para pedagang menolaknya. Kalau untuk mengizinkan para pedagang berjualan dilokasi lahan Plaza Aksara atau Buana Plaza pastilah tidak mungkin. Selain kondisi gedung yang sudah hangus terbakar dan masih ada polis linenya. Lagian gedung tersebut akan segera dibangun kembali, kalau dibangun pastilah lokasi lahan diPlaza Aksara tersebut akan dipagari seng nantinya. Nah mau dimana lagi nanti mereka(para pedagang) akan berjualan jika gedung tersebut nantinya dibangun dan dipagari seng? Apa bisa mereka berjualan dibalik pagar seng, siapa nanti yang akan membeli dagangan mereka.” Pungkas Golfried Lubis yang merupakan Politisi dari Partai Gerindra tersebut. (MR/Red).
