Acara Sertijab di Polrestabes Medan Diwarnai Dengan Insiden Pengusiran Wartawan Saat Meliput
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kapolrestabes Medan, Kombes pol Dadang Hartanto pimpin upacara serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru, bertempat di lapangan apel Polrestabes Medan. Jumat (31/5/2019) jam 9:00 WIB.

Jabatan yang diserah terimakan adalah Kasat Tahti, Kasi Propam, Kapolsek Medan Area dan Kapolsek Percut Sei Tuan.
Jabatan kasat Tahti yang lama Kompol Amitas Barus diserahkan pada pejabat baru Kompol Robinson.
Jabatan kasi propam yang lama dari Kompol Rohmad diserah terimakan pada pejabat baru AKP Abdul Muthalib.
Jabatan kapolsek Percut Sei Tuan dari Kompol Faidir Zikri diserahkan pada Kapolsek yang baru Kompol Subroto.
Kapolsek Medan Area dari pejabat lama Kompol K.Sianturi diserahkan pada pejabat baru Kompol Anjasmara.
Namun sebelum jalanya upacara Sertijab terlebih dahulu dilakukan gladi yang diwarnai dengan insiden pengusiran wartawan metrorakyat.com saat akan meliput jalanya upacara.
Insiden Pengusiran itu berawal pada saat awak media ini berangkat dari rumah dengan tergesa-gesa pada jam 8:00 WIB karena takut terlambat mengikuti moment indah ini.
” Saya berangkat dari rumah pukul 8:00 WIB menuju Polrestabes Medan karena ingin sekali mengikuti dan mengabadikan momen indah dan penting itu, sambil memacu sepeda motor ku dengan kecepatan 80 menit/jam karena takut terlambat,” ucap awak media ini.
Lanjutnya lagi, Pas sampai disana masih dilaksanakan gladi dan awak media menunggu selesai galdi didepan gedung Tahti.
” Pada saat usai gladi dan peserta upacara dibubarkan sementara sembari beristirahat barulah saya berjalan kearah tiang bendera dan ketika baru sampai disana sekitar 1 menit, saya dihampiri oleh seorang Provost berpangkat Aiptu Ridwan yang langsung menanyakan identitas saya. ” Bapak dari mana tanya Ridwan, siap saya dari media pak mau meliput Sertijab ” jawab awak media. Namun tak disangka Ridwan langsung mengusir awak media dengan nada tinggi” pergi sana….jangan disini…meliput disana aja dari arah sana” sambil menunjuk arah gedung Tahti,” ucap Metrorakyat.com menirukan ucapan Aiptu Ridwan.
Tak mau ada keributan awak media ini pun langsung meninggalkan lokasi dan hanya bisa mengabadikan moment penting ini dari arah depan gedung Tahanan Polrestabes Medan.
Usai acara kasi Propam yang baru AKP Abdul Muthalib saat dikonfirmasi awak media tentang insiden ini hanya berjanji akan menegur anggotanya karena telah menghalangi tugas jurnalistik. (MR/Suriyanto)

media yang tidak lulus ferifikasi dewan pers termasuk wartawannya yang belum lulus uji kompetensi wartawan (ukw) telah ditegaskan dewan pers pusat untuk tidak boleh dilayani untuk wawancara dan meliput ,sikap Aiptu Ridwan sudah pas namun perlu diperhalus sara mengusirnya sehingga tidak menyinggung perasaan,