Diduga Ada Permainan Bappeda, Sehingga Paket PL Tertunda
METRORAKYAT.COM, SORONG – Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha Muda Arfak (HIPMAR) Provinsi Papua Barat “Alex S Wonggor, SE, mempertanyakan terkait dengan pembagian paket penunjukan langsung PL dari setiap SKPD untuk pengusaha Orang Asli Papua, yang terkumpul di BAPPEDA Provinsi Papua Barat, sampai saat ini belum ada kejelasan yang pasti. Demikian di sampaikan Alex Wonggor lewat telepon selulernya, Jumat (24/05/2019).
“Alex menjelaskan sampai saat ini belum ada kejelasan dari Bappeda terkait sejumlah paket penunjukan langsung yang terkumpul, mengingat waktu sudah semakin mepet sudah hampir terlambat, hal ini jangan sampai terjadi seperti Tahun lalu,”ucapnya.
Beberapa SKPD yang lain saat ini paket pekerjaan penunjukan langsung sudah berjalan sesuai dengan aturan yang baru, bahwa setiap paket pekerjaan penunjukan langsung untuk satu paket kegiatan 1 Milyar sesuai dengan aturan yang baru. “Maka sebagai ketua Asosiasi HIPMAR Provinsi Papua Barat saya minta supaya BAPPEDA jangan menghambat pekerjaan, jangan sampai pekerjaan tersebut sudah terkontrak semua, kalau memang sudah terkontrak maka kami akan menuntut Bappeda untuk memberikn paket pekerjaan yang baru kepada kami, kalau tidak kami akan buat aksi di depan Bappeda,”tegas Alex.
Hal Ini perlu dipertanyakan dan mengigatkan Bappeda biar semua bisa berjalan sesuai dengan apa yang di harapkan. “Bapak Gubernur untuk pemberdayaan pengusaha Orang Asli Papua OAP.
Himbauannya kepada Kontraktor Papua agar Dokumen CV tidak boleh di kasih pinjam kepada Orang Non Papua karena nanti mereka bekerja sama dengan SKPD untuk mencari paket atas nama pengusaha Papua, sehingga nanti penunjukn mereka yang dapat, sedangkan yang punya Profil Perusahan tidak dapat jatah pembagian.
“Jadi saya tegaskan sekali lagi tidak boleh berikan Dokumen Perusahan kepada Orang Non Papua yang bukan punya Hak Dasar dalam paket penujukan.,”tegas Alex.
Bersamaan dengan waktu yang sama Media Metrorakyat.com mencoba menghubungi Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat. “Dance Sangkek melalui Via WhatsApp, “jawab Kepala Bappeda saya masih di luar Kota, nanti tiba hari selasa, saya konfirmasi baru silakan muat di media, “tutur Kepala Bappeda.
Sesuai dengan janji Kepala Bappeda, tepat pada hari selasa, media mencoba kembali lagi menghubungi Kepala Bappeda melalui Telpon Seluler maupun Via WhatsApp, sampai saat ini tidak ada tanggapan dan respon dari kepala Bappeda hingga berita ini di tayangkan. (MR/Jefri)
