Lahan Bengkel Diduga Milik PT. Elnusa Di Lalap Si Jago Merah

Lahan Bengkel Diduga Milik PT. Elnusa Di Lalap Si Jago Merah
Bagikan

METRORAKAT.COM, TAPANULI TENGAH – Lahan kosong diduga milik PT. Elnusa yang berada di Jalan Padang Sidempuan, Tanah Ponggol, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ludes terbakar subuh tadi sekitar pukul 05.00 WIB, Kamis (14/2/2019).

Kebakaran yang terjadi di picu dari pembakaran sampah didekat warung yang berada di sudut bangunan tersebut.

Dalam insiden ini, si jago merah melalap sebuah warung kopi yang berada di lahan kosong yang diduga milik PT. Elnusa, perusahaan yang bergerak di bidang expedisi Transportasi BBM (Tangki Minyak).

Setelah di konfirmasi, Lurah Sarudik Harlan Hutagalung menjelaskan, tidak mengetahui fungsi dari lahan kosong ini. Hanya saja, selama berdirinya tembok setinggi 2,5 meter kerap digunakan sebagai tempat bengkel perbaikan mobil tengki minyak.

” Saya sudah sering kesini untuk menanyakan sebenarnya lahan ini fungsinya apa? Tapi, tidak pernah ditanggapi, bangunan yang terbakar ini punya siapa pun gak ada yang tahu,” sebutnya.

Seorang saksi mata dilokasi bernama David menjelaskan bahwa, dirinya yang bertugas jaga malam saat itu mengatakan, api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar yang posisinya berdekatan dengan warung kopi dan tumpukan ban bekas yang ada dilokasi.

David yang baru bertugas 2 hari sebagai petugas jaga malam ini menuturkan, begitu mengetahui ada kebakaran, dirinya langsung berupaya memadamkan api dan memindahkan ban-ban bekas sejauh mungkin, agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya yang berada disekitar lahan PT. Elnusa. Mengingat lokasi kebakaran ini hanya  berjarak 1 meter dari pemukiman penduduk. Untungnya, ada tembok pembatas setinggi 2,5 meter yang membuat api tidak sampai ke pemukiman warga.

Dari kejadian tersebut, Davit berupaya memindahkan ban-ban bekas yang berada tak jauh dari api yang berkobar, sehingga, mengakibatkan dirinya mengalami luka bakar ringan ditelapak tangannya.

” Habislah tangan saya terbakar bang,” katanya seraya menunjukkan telapak tangannya yang terdapat luka bakar.

Untuk memadamkan api, BPBD Tapteng menurunkan seluruh armadanya ditambah bantuan mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Kota Sibolga. Terlihat sebanyak 6 (enam) unit mobil damkar turun ke lokasi untuk menjinakkan api.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui berapa rincian kerugian akibat dampak dari kebakaran ini. Saat kejadian, aparat penegak hukum juga tidak kelihatan di lokasi Kebakaran. (MR/RM)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.