Suasana Duka Iringi Kepergian Almarhum Wandi Chaniago

Suasana Duka Iringi Kepergian Almarhum Wandi Chaniago
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Selama hampir 2 bulan terbaring sakit, Suwandi Chaniago, akhirnya dipanggil Sang Khalik Allah SWT. Sosok Wartawan senior itu menghembuskan nafas terakhirnya di RS Pringadi Medan, Jum’at (1/2/19) sekira jam 04.00 WIB.

“Bang wandi sudah gak ada,” tutur, Tanti, istri Almarhum kepada rekan media, dengan isak tangis.

Informasi itu pun sempat menggegerkan rekan dibeberapa group. Banyak tak menyangka almarhum meninggal secepat itu. Selamat terbaring sakit, almarhum sempat mengaku mengidap penyakit gula.

“Gak nyangka kali, padahal rencana kami mau menjengkuk dia hari ini juga,” kata, M. Solihan Hasibuan, salah seorang wartawan yang tergabung bersama almarhum di group Ikatan Jurnalis Percut-Area (IJPA).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, SH SIK SH yang mengetahui itu, menyempatkan diri melayat ke rumah keluarga besar almarhum di Jalan AR Hakim, Gang Serimpi, Kecamatan Medan Area.

Selain datang melayat, Kombes Pol Dadang juga secara ikhlas atas sesama termaksud rekan jurnalis memberikan tali asih kepada istri almarhum. Dihadapan jenazah dan keluarga almarhum, Kombes Pol Dr Dadang mendo’akan kebaikan bagi almarhum.

“Kami dari Polrestabes Medan, turut berbelasungkawa dan berdoa semoga Almarhum diampuni segala dosanya, dibebaskan dari siksa kubur dan dimasukkan ke dalam surga-Nya. Keluarganya yang ditinggalkan tabah menerima cobaan-Nya,” ucap Kapolrestabes Medan seraya menadahkan tangan, didampingi Kapolsek Medan Area, Kompol Kristian Sianturi, S.sos.

Almarhum Suwandi Chaniago tutup usia 48 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan 1 orang anak. Semasa hidupnya, almarhum dikenal dekat dengan sesama rekan wartawan bahkan instansi Polri ditempat almarhum ngepost sebagai jurnalis salah satu media harian terbitan Medan.

Selama puluhan tahun menjadi wartawan, lulusan S1 jurnalistik di STIKP itu hilir mudik meliput di institusi kepolisian dan terakhir di kawasan Polsek Medan Area.

Sebelum dikebumikan di TPU Jalan Halat Medan, jenazah terlebih dahulu dibawa ke Masjid Muslimin tak jauh dari rumah duka.

Istri korban, Tanti berharap kepada puluhan rekan Pers yang datang ke rumah duka untuk memaafkan atas kesalahan yang diperbuat almarhum semasa hidup.

“Maafkan abang ya semasa hidupnya..Terimakasih atas do’a dan kedatangannya. Rencana kami akan mengadakan tahlilan sampai malam ke 3 di rumah mertua saya ini, bukan di tempat tinggal kami (Jalan Srikandi/Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Denai),” pungkasnya. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.