LSM Topan RI Provinsi Sumut Desak Walikota Medan Copot Marasutan Siregar Dari Kadisdik Medan.

LSM Topan RI Provinsi Sumut Desak Walikota Medan Copot Marasutan Siregar Dari Kadisdik Medan.
Bagikan

MetroRakyat.com  I  MEDAN — Seputar beredarnya gosip yang menyatakan terkait Marasutan Siregar diduga ketahuan menerima imbalan (fee) atas sejumlah setoran uang senilai 280 Juta Rupiah, yang tertangkap tangan oleh Mantan Petinggi Poldasu di Hotel JW Marriot, menimbulkan kecaman dari beberapa pihak. Diantaranya aktivis Team Operasional Penyelamat Aset Negara (Topan RI) Provinsi Sumatera Utara. Ketua Umum Topan RI Sumut, Ir.Roy Nainggolan mengatakan keprihatinannya dengan dunia pendidikan yang ternoda dengan sejumlah kabar buruk, yakni dugaan penerimaan imbalan atas sejumlah permohonan pihak-pihak yang menginginkan calon siswa siswinya lulus testing dan duduk dibangku sekolah Negeri itu. “Saya khawatir, bahwa kota Medan akan disusupi oleh pihak-pihak seperti ini di SKPD Pemko Medan ini. Saya juga berpendapat bahwa sudah saatnya Dzulmi Eldin sebagai Walikota Medan mengevaluasi kinerja bawahannya, yakni Marasutan Siregar. Lepas benar atau tidaknya informasi tersebut, Walikota Medan harus mengambil tindakan. Bagaimana tidak, jika yang memimpin Pendidikan di kota Medan ini sarat dengan orang yang berperilaku korupsi. Kita tidak tolerir hal tersebut jika benar adanya dugaan tersebut. Andaikata saya Walikota, maka saya akan pecat bawahan yang demikian mentalnya. Saya berfikir seharusnya yang menjadi pedoman bagi Walikota Medan adalah mendudukkan orang atau kabinetnya yang memang profesional atau bertanggungjawab dengan visi misi kota Medan ini, tandas Roy saat dihubungi, Senin (25/7) kepada MetroRakyat.com.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Marasutan Siregar.

Seperti diberitakan, dugaan penerimaan imbalan atau fee atas sejumlah permohonan kalangan atau pihak yang mengajukan agar calon siswa siswinya lulus dalam testing pada PPDB 2016 dinyatakan curang, dan informasi yang beredar mengatakan bahwa Marasutan Siregar sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan adalah orang yang dimaksud menerima fee tersebut. Marasutan diduga tertangkap tangan oleh Mantan Petinggi Poldasu, di hotel JW Marriot. Walikota Medan Dzulmi Eldin dicatut juga hadir dan mengetahui peristiwa tersebut, Rabu (20/7/2016). Narasumber yang membeberkan peristiwa tersebut mengaku berada tidak jauh dari kejadian tersebut. Sampai berita ini diturunkan, pihak Pemko Medan tidak mau berkomentar secara resmi, demikian juga Dinas Pendidikan Kota Medan sampai saat ini masih disetir oleh Marasutan Siregar, sebelumnya informasi yang diperoleh akibat tindakan tersebut, Marasutan dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Pelaksana Harian berinisial AL. (MR/Team).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.