Ucok Penderita Epilepsi Tersiram Minyak Panas
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Syahrul Nasution alias Ucok (50) Warga Dusun V Desa Bajaronggi Kecamatan Dolok Masihul,Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), tersiram minyak panas saat menggoreng ubi sehingga membuat tangan dan badannya sebelah kanan mengalami luka bakar.
Saat dikunjungi wartawan, Jumat (14/12) siang dikediamannya,terlihat tangan Ucok sebelah kanan kondisi luka bakar menganga sehingga mengeluarkan aroma yang menyengat begitu juga badan sebelah kanannya mengalami luka yang besar.
Suriati (75) Warga Dusun V Desa Bajaronggi kepada wartawan mengatakan,bahwa Ucok memang tinggal sendiri dirumahnya selama bercerai dengan istrinya yang sekarang tinggal di kota Batam bersama anaknya.
Kejadian berawal saat Ucok menggoreng ubi dan seketika itu kumat karena diketahui menderita Epilepsi (gangguan kesadaran atau kejang-kejang),maka spontan terkena tumpahan minyak panas yang mengakibatkan tangan dan badan sebelah kanannya mengalami luka bakar, jelasnya.
Selanjutnya, kata Suriati kami sudah melakukan pengutipan 2 kali dan dibawa ke RSU Melati Perbaungan untuk melakukan operasi dengan pelayanan pasien umum.Setelah 1 (satu) minggu menjalani perawatan terpaksa dibawa pulang karena tersangkut masalah biaya.
“Kami mohon kalau bisa ada bantuan atau solusi dari Pemerintah Sergai melalui dinas terkait untuk meringankan derita yang dialami Ucok,”pungkasnya.
Sri Wahyuni (20) warga yang sama menambahkan,karena tidak memiliki biodata diri seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maka tidak bisa melakukan pengurusan BPJS.
“Kasian kita lihatnya bang,oleh sebab itu mudah-mudahan ada dermawan yang dapat membantu Pak Ucok ini,”katanya.
Sementara Kepala Dusun V, Hamdan Barus (42) kepada wartawan mengatakan Pemerintah Desa Bajaronggi juga ikut serta membawa Ucok untuk dirujuk ke RSU Melati Perbaungan. Kesulitan Pemerintah Desa saat ini biodata dirinya yang tidak jelas oleh sebab itu kita tidak dapat membantu dalam pengurusan KTP sehingga terhambat dalam pengurusan BPJS.
Karena Ucok kemarin tinggal di Batam, identitas awalnya tidak diketahui maka itulah kesulitan pihak pemerintah desa.Namun begitu pihak puskesmas juga sudah sering cek kondisinya tersebut, paparnya.
Terpisah,saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas Dolok Masihul,drg.Merikristiani Ginting melalui telepon seluler menyampaikan kejadian yang dialami Ucok memang sudah 3 bulan lalu dan pihaknya juga membantu dalam merujuk ke RSU Melati Perbaungan untuk dilakukan operasi.
“Bagaimana mau dikeluarkan BPJS nya,karena ia bukan warga Kabupaten Sergai dan kemarin kemungkinan biodatanya di Batam.
Pihak kita melalui bidan puskesmas pembantu juga rutin memeriksa kondisinya,”terang Meri.
Menurut pengakuan keluarganya,Ucok ini menderita epilepsi menyebabkan gangguan kesadaran atau kejang-kejang makanya hal tersebut terjadi, pungkasnya. (RM/AZMI)
