Ka.Subbid. Penerangan Masyarakat Poldasu AKBP.M.P.Nainggolan Gerah Dan Hina Wartawan, Akibat Konfirmasi & Pemberitaan Seputar Tahanan Narkoba Poldasu Yang Kabur.
MetroRakyat.com I MEDAN — Salah seorang petinggi di Kepolisian Daerah Sumatera Utara bernama AKBP. M.P.Nainggolan emosi dan membentak wartawan MetroRakyat.com seputar dikonfirmasi terkait kaburnya tahanan Poldasu yang terjadi beberapa waktu lalu. “Gak usah kau laga-laga saya dengan Kabag Penum Mabes Polri, toh juga yang kau tanya ke dia, juga ditanyakan kepada saya. Lapet (red.makanan khas batak) kau !!! Kau laporkan saja ke Presiden”, bentak Nainggolan kepada MetroRakyat.com, Senin (18/7/2016) saat dihubungi. Sebelumnya MetroRakyat.com mencoba meminta tanggapan dengan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Kombes.Pol. Martinus Sitompul, terkait masalah kaburnya 11 tahanan Poldasu dan 2 diantaranya telah ditangkap. Nainggolan dengan nada suara tinggi dan terkesan membentak menjawab wartawan, diduga akibat pemberitaan MetroRakyat.com selama 3 hari terakhir ini, seputar tanggapan elemen masyarakat seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara dan Ikatan Penasihat Hukum Indonesia Sumut yang menyarankan agar Poldasu mempertanggungjawabkan lolosnya tahanan Narkoba itu. Terkait pembentakan oleh Nainggolan, redaksi MetroRakyat.com yang sejatinya adalah media yang memiliki integritas resmi langsung memberitahukannya ke salah satu orang terdekat Kapolri di Jakarta via Whatapp, berikut dengan rekaman suara AKBP.MP.Nainggolan melalui ponsel wartawan.

Berbeda dengan tanggapan Kabid Humas Poldasu, Kombes.Pol. Rina Sari Ginting yang sikapnya mencerminkan sebagai pimpinan bidang Hubungan Masyarakat , dengan sikap ramah menjawab pertanyaan wartawan dan menuturkan bahwa sampai saat ini, pihak Poldasu masih tetap melakukan pengejaran terhadap 9 tahanan yang kabur, seraya mengharapkan peranan masyarakat di Sumatera Utara turut membantu pihak kepolisian dalam menemukannya. “Kami dari Poldasu masih tetap melakukan pengejaran dengan 9 tahanan itu, dan kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar memberitahukan ke kepolisian terdekat”, ungkap Rina saat dihubungi hari ini.
Pihak Poldasu melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombespol Rina Sari Ginting menyatakan, bahwa sampai saat ini Team Khusus untuk memburu ke 9 tahanan tersebut masih sedang bekerja. Sampai berita ini diturunkan ke 9 tahanan Narkoba tersebut masih belum kunjung tertangkap kembali, dari 11 tahanan dan 2 diantaranya telah berhasil tertangkap kembali. Dua tahanan yang berhasil diamankan kembali yakni Datuk Ega Juanda alias Ega (28) warga Kecamatan Medan Marelan dan Ahmad alias Syaiful Bahri (31). Ahmad diamankan petugas Polres Langsa di Desa Geudubang, Kecamatan, Langsa Baro, Kota Langsa. Sebanyak 11 tahanan berhasil melarikan diri setelah menggergaji gembok pintu sel. Kemudian mereka keluar dari pintu depan. Sementara dua penjaga tahanan saat itu yakni Aipda SS dan Brigadir H tidak mengetahui kejadian itu. Berikut identitas 9 tahan yang masih kabur:

1. Suhermanto alias Suhir (25)
2. Abdullah alias Adul (37)
3. Herizal alias Rizal (24)
4. Juliadi alias Adi (23)
5. Busra (38)
6. Rico Triyoga Tama (32)
7. Yudhi Kurniawan (26)
8. Teddy Sugara (39)
9. Syarifudin (43).
(MR/Team).


