IPK – SPSI Bentrok di Pancur Batu, 5 Orang Luka Bacok

IPK – SPSI Bentrok di Pancur Batu, 5 Orang Luka Bacok
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PANCUR BATU – Bentrok dua organisasi pecah pada siang bolong di Pancur Batu kabupaten Deli Serdang, Sabtu (10/11/2018) jam 14:00 WIB.

Bentrok berdarah ini antara Ikatan Pemuda Karya ( IPK) pimpinan Pio Surbakti dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) pimpinan Jonatan Bangun di simpang jalan Namorih kecamatan Pancur Batu.

Kejadian bermula pada saat adanya pelemparan batu ke arah warung milik Jonatan Bangun yang diduga dilakukan oleh beberapa orang anggota IPK, menjadi korban pelemparan, selanjutnya beberapa orang anggota SPSI melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan hingga ke belakang Jambur 121 desa Lama namun sayang pelaku berhasil melarikan diri meninggalkan sepeda motornya dilokasi,pihak SPSI yang merasa emosi dan kesal melampiaskan kemarahannya dengan membakar sepeda motor tersebut.

Tak puas dengan membakar sepeda motor pelaku pelemparan, kelompok Jonatan Bangun kembali mengejar pelaku pelemparan hingga ke simpang Namorih dan disana bertemu dengan kelompok Pio Surbakti.

Seketika terjadi perkelahian dengan menggunakan senjata tajam yang terlebih dahulu dipersiapkan layaknya film laga di layar kaca.

Korbanpun berjatuhan dari kedua belah pihak, di duga akar permasalahannya adalah masalah mandat ketua SPSI yang baru atas nama Jonatan Bangun dengan ketua SPSI yang lama Karim Surbakti.

Akibat bentrok tersebut 5 orang menderita luka bacok dari kedua belah pihak diantaranya : Yustin Surbakti alias Pio Surbakti menderita luka bacok ditangan dan leher, Jonatan Bangun luka bacok di kening dan dada, Trendi luka bacok di tangan, Imanuel Gurusinga luka bacok di dada dan Yusuf luka bacok ditangan.

Ke-empat korban langsung dilarikan kerumah sakit H.Adam Malik sedangkan Pio Surbakti dilarikan ke rumah sakit Columbia Asia jalan Listrik Medan.

Polsek Pancur Batu dan dibantu 3 pleton polisi dari Polrestabes Medan langsung diterjunkan ke lokasi bentrok guna mengamankan suasana dan menghindari bentrok susulan dibantu personil Koramil 14/ Pancur Batu langsung menyisir lokasi dan menangkap orang-orang yang terlibat bentrok berdarah ini.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrimnya Iptu Suhaily menjelaskan bahwa pihak kepolisian dari sektor Pancur Batu di bantu personil polisi dari Polrestabes Medan berhasil mendinginkan suasana dan menangkap orang-orang yang terlibat bentrok dua organisasi ini serta mengamankan barang bukti senjata tajam yang berserakan di simpang Namorih.

” Polisi gabungan dari Polsek Pancur Batu dibantu 3 peleton polisi dari Polrestabes Medan yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan menyisir lokasi hingga ke berbagai sudut guna mencari kedua kubu yang terlibat bentrok,” ucap Suhaily.

Lanjutnya lagi tim dilapangan turut menyita barang bukti berupa beberapa senjata tajam yang digunakan dalam keributan ini serta membawa sepeda motor yang turut dibakar buntut dari bentrok ini, 5 orang mengalami luka bacok dari kedua belah pihak di antaranya PIO, Jonatan, Frendi, Imanuel dan Yusuf. ” Ke empat korban telah dilarikan kerumah sakit Adam Malik untuk mendapatkan perawatan medis sedangkan Pio Surbakti dilarikan ke RS Columbia Asia,” pungkasnya. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.