Rezeki Bangun Ditemukan Telah Membusuk di Sungai Bajera

Rezeki Bangun Ditemukan Telah Membusuk di Sungai Bajera
Bagikan

METRORAKYAT.COM,PANCUR BATU – Masyarakat sekitar aliran sungai Bajera dusun III desa Sugau kecamatan Pancur Batu, Sabtu (1/9/2018) sekitar jam 10:00 WIB dihebohkan dengan ditemukannya jenazah seorang pria yang bernama Rezeki Bangun (43) warga dusun II Durin Pitu desa Sugau kecamatan Pancur Batu kabupaten Deli Serdang sudah dalam keadaan membusuk di atas batu aliran Sungai.

Mayat pria yang berprofesi sebagai petani ini pertama kali ditemukan oleh seorang yang bekerja sebagai pencari katak atas nama Tenang Gurusinga (52) dan Robinson Pelawi yang merupakan warga dusun I desa Bintang Meriah kecamatan Pancur Batu.

Penemuan mayat ini berawal pada hari Jumat tanggal (31/8/2018) jam 22:99 WIB kedua orang pencari katak ini melakukan aktivitas mencari katak di aliran sungai Bajera,pada saat asyik mencari katak, keduanya dikejutkan dengan penampakan mayat seorang pria yang tergeletak di atas batu sungai.

Keesokan harinya keduanya langsung melaporkan kejadian ini pada perangkat desa Sugau, selanjutnya pihak desa melaporkan kejadian ini pada pihak kepolisian sektor Pancur Batu.

Mendapat laporan ini Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago sekitar jam 10:00 WIB. bersama Kanit Reskrim Iptu Suhaily langsung menuju TKP.

Dengan bantuan masyarakat akhirnya jenazah Rezeki Bangun dapat di evakuasi dan langsung di boyong ke RS.Bhayangkara untuk di outopsi.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrimnya Iptu Suhaily pada awak media mengatakan bahwa penemuan mayat yang bernama Rezeki Bangun pertama kali ditemukan oleh dua orang pencari katak, dan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

” Mayat ini ditemukan pertama kali oleh dua orang pencari katak atas nama Tenang Gurusinga dan Robinson Pelawi di sungai Bajer,” ungkap Suhaily.

Lanjut Suhaily lagi, tidak ada tanda kekerasan di tubuh jenazah pada saat di lakukan olah TKP oleh team INAFIS dan setelah mayat di boyong ke RS.Bhayangka keluarga korban meminta agar tidak dilakukan outopsi dengan membuat surat pernyataan. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.