21 Kg Ganja Ditinggal di KM Kelud, Diduga Milik Pemudik

21 Kg Ganja Ditinggal di KM Kelud, Diduga Milik Pemudik
Bagikan

MetroRakyat.com  I  JAKARTA – Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok tengah mengejar pemilik 21 kilogram (Kg) ganja yang ditinggalkan di KM Kelud saat sandar di Terminal Penumpang Nusantara Pura ll Pelabuhan Tanjung Priok. Diduga kuat ganja tersebut milik pemudik.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hany Hidayat disamoingi Kasat Narkoba AKP A Rian Faozi SH Kamis (7/7/2016) mengungkapkan pihaknya mendapatkan informasi kalau di atas kapal KM Kelud milik Pelni yang mengangkut sebagian besar TKI dari Batam ke Pelabuhan Tanjung Priok yang ingin mudik pulang ke Jawa ada penumpang yang membawa puluhan kilo gram daun ganja.

Atas informasi tersebut selanjutnya AKBP Hany Hidayat memerintahkan Kasat Res Narkoba dan anggotanya memantau gerak-gerik penumpang yang baru turun dan memperketat penjagaan maupun pengawasan di terminal penumpang.

“Kemungkinan pemilik barang ganja itu curiga melihat gerak gerik anggota kami yang memperhatikan setiap penumpang dari jauh jadinya mereka parno lalu meninggalkan ganja seberat 21 kilo gram itu tidak jauh dari mesin X-Ray,” cerita Kasat Narkoba A Rian Faozi yang biasa disapa Ozie.

Melihat ada karton coklat yang ditinggalkan pemiliknya lalu petugas mencurigai dan menghampiri karton warna coklat tersebut dan mengamankannya.

Setelah dibuka, petugas mendapatkan bungkusan coklat yang dilakban dengan jumlah 21 bungkus. Setelah disobek isinya daun ganja.

Dikatakan Ozie, hingga kini pemilik paket tersebut masih dicari. Diduga ganja itu ditinggalkan kabur pemiliknya karena khawatir akan ada pemeriksaan petugas.

Dari hasil sementara bukti yang diperoleh dugaan kalau ganja tersebut berasal dari Aceh lalu dibawa menggunakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) ke Medan dan dari Medan dibawa ke Jakarta menggunakan KM Kelud yang sempat singgah di Batam.

“Kami menemukan secarik kertas bukti kode boking dari salah satu perusahaan Oto Bus AKAP jalur lintas Aceh-Medan sehingga kami curigai ganja itu berasal dari Aceh dibawa dulu ke Medan sebelum dibawa ke Jakarta pake KM Kelud,” cerita Ozie.

Dengan diamankannya 20 kg ganja maka merupakan tangkapan terbesar selama musim Arus mudik Lebaran. (mr02/pos).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.