Warga Kecewa, Polsek Perbaungan Tolak Pengaduan Kehilangan Sepeda Motor

Warga Kecewa, Polsek Perbaungan Tolak Pengaduan Kehilangan Sepeda Motor
Bagikan

METRORAKYAT.COM | PERBAUNGAN – Sumartik (48) warga Dusun Cemara Desa Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab.Sergai, Sumatera Utara, merasa kecewa terhadap pelayanan Polsek Perbaungan. Pasalnya, pengaduannya di tolak mentah-mentah di Polsek Perbaungan. Rabu,(24/1/18).

Diceritakan oleh Erwin Eka Putra, Sumartik, mengalami musibah kehilangan sepeda motor Supra X BK. 2208 XAH dengan STNK atas nama almarhum Zulfian Arham Nasution (suami) telah hilang, kata Erwin Eka Putra warga Perbaungan, Sergai, Rabu (24/01/2018) sekira pukul 17.00 Wib, “Pengaduan Sumartik ditolak mentah-mentah oleh Polsek Perbaungan. Ini sungguh luar biasa. Masih ada lagi kantor Polisi yang tidak siap melayani masyarakat. Percuma jugalah dipajangkan “Kami siap melayani anda,” ujar Erwin dengan nada heran.

Menurut Erwin, sepeda motor milik Sumartik itu hilang pada Minggu (21/01/2018) sekira pukul 19.30 Wib diparkirkan depan rumahnya. Setelah diselidiki maka diketahuilah bahwa sepeda motor milik almarhum suaminya itu dipinjam oleh Angga, melalui anak alamrhum Sakti. Namun hingga kini sepeda motor yang dipinjam tidak kunjung kembali.

Berdasarkan kejadian ini jelas Putra, istri almarhum ingin membuat pengaduan kehilangan, tapi pihak Polsek Perbaungan tidak menerimanya dengan alasan harus membaawa fotocopy BPKB. Sementara BPKB yang asli tidak ada sama dia, sebab BPKB itu ada di Koperasi Simpan Pinjam yang berada di Perbaungan.

” Tidak puas dengan penolakan dari petugas kepolisian yang berada di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), saya langsung hubungi Kapolsek Perbaungan AKP.Ilham Harahap via telepon seluler, oleh Kapolsek diarahkan menjumpai kanit Reskrim, eh setelah di datangi di ruangan malah dibilang tidak ada, dan kembali dijumpai petugas kepolisian di SPKT ya tetap menolak dengan alasan sama seperti tadi dan tidak ada petunjuk dari kanit,” ungkap Putra menirukan perkataan petugas di SPKT.

Mendapat pelayanan yang sangat mengecewakan, Sumartik meneteskan air mata dan tidak tahu lagi mau mengadu kemana, sudahlah suami yang selama ini dibanggakan sebagai tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan dan tempat mengadu lebih awal meninggalkan dunia. “Jelas ini menambah derita bagi kehidupan Sumartik,” ungkap Putra yang turut mendampingi Sumartik saat ingin membuat pengaduan ke Polsek Perbaungan.

Kapolsek Perbaungan, AKP. Ilham Harahap SH.MH yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya dan sms, Rabu (24/1/18), tidak ada memberi jawaban ataupun membalas sms korban.(MR/Jo)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.