Personil Polisi Dipukuli Warga Dan Oknum TNI Saat Gerebek Bandar Narkoba
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Seorang personil Polsek Helvetia berpangkat Brigadir, bernama PG menjadi korban penganiayaan warga dan seorang oknum TNI, ketika melakukan penangkapan terhadap pelaku narkoba, di Jalan Stasiun, Simpang Tiga Kuburan, Desa Tani Asli, Kecamatan Sunggal, Sabtu (7/10/2017) sekira pukul 21.30 wib.
Informasi yang dihimpun redaksi, kejadian berawal saat personil Polsek Helvetia melakukan penangkapan terhadap salah seorang bandar narkoba berinisial (S) di daerah Simpang Tiga Kuburan, Desa Tani Asli, bersama seorang informannya (Rusa).
Setelah anggota Polsek Helvetia berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka narkoba tersebut. Warga melihat ada keganjilan pada penangkapan tersebut, karena warga sipil turut serta dalam proses penangkapan tersangka narkoba tersebut.
Sehingga warga langsung bertindak dengan mengejar anggota sambil meneriaki “maling”. Setelah warga berhasil melakukan pengejaran, warga langsung melakukan tindakan kekerasan dengan memukul anggota Polri bersama informan tersebut, dengan menggunakan besi pipa ke arah kepala keduanya.
Mendapat hantaman benda keras kedua korban jatuh tersungkur keaspal. Tidak berhenti sampai disitu, warga terus memukuli kedua korban, bahkan ada seorang yang menyulutkan api rokok ke wajah korban.
Melihat keadaan semakin memanas, personil Polsek Helvetia bersama informannya langsung melarikan diri meninggalkan temannya untuk meminta bantuan.
Tak berapa lama puluhan anggota Unit Reskrim Polsek Helvetia dan Polsek Sunggal, tiba di TKP untuk mengamankan keadaan. Didapati seorang anggota Polsek Helvetia dan temannya tergeletak di jalan.
Kedua korban langsung di larikan ke Klinik Aisyah Jalan Aman Kelurahan Cinta Dame, Kecamatan Medan Helvetia untuk mendapat pertolongan pertama.
Namun karena luka dikepala yang dialami kedua korban cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan yang intensif, kedua korban dibawa ke RS. Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan.
Diinfirmasikan, bahwa Unit Reskrim Polsek Helvetia dan Polsek Sunggal memburu para pelaku. Alhasil, polisi mengantongi identitas pelaku, Ucok Gorok, Jaka, Sutan, Abdul Muis, Rahmat Khair alias Mamek, Elliaya alias Tiro. Dan didapati seorang anggota TNI berinisial (AL) yang sudah diamankan oleh anggota Denpom Medan.
Dan dua dari beberapa pelaku tersebut, Ellyas alias Tiro dan Rahmat Khair alias mamek berhasil dibekuk dan diserahkan ke Polsek Sunggal guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara pelaku yang lainnya masih diburon.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi oleh pihak Kepolisian. Sementara itu, Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni dan Kanit Reskrim IPTU Rusdi Marzuki saat dikonfirmasi awak media ini, tidak berhasil. (RED/RAHMAT).



