Sempat Dicuriga Sebagai Teroris, Polsek Kutalimbaru Berikan Ongkos Pria Depresi Pulang ke Kampung Halamannya
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Personil Polsek Kutalimbaru membantu serta mengantarkan langsung seorang pria yang mengalami depresi akibat dipicu adanya permasalahan rumah tangganya.
Selain memberikan uang ongkos bus, personil Polsek Kutalimbaru ini juga langsung menjaga pria yang sempat dicuriga warga sebagai seorang teroris ini hingga sampai ke Stasiun Bus Batang Pane, Sabtu (7/10) siang.
Berdasarkan informasinya, pria yang tidak dikenal dan sempat diamankan warga Desa Perpaden, Kecamatan Kutalimbaru ini karena dicurigai warga sebagai teroris tersebut diketahui bernama Pirman (26) warga asal Desa Partimahan, Saroha, Kecamatan Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan.
Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu SH MH melalui aplikasi whatsapp, Minggu (8/10) mengatakan, mulanya personil mendapat laporan dari Kades Perpaden, Setia Budi Sinulingga yang menjelaskan ada seorang pria yang dicurigai.
“Kala itu, Budi mengatakan ada seorang pria mencurigaikan di desanya. Warga khawatir kalau pria yang dicurigai itu teroris,” ujar kapolsek.
Dikatakan mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini lagi, mulanya warga mempergoki pria yang diduga memiliki gangguan jiwa tersebut jalan seorang diri di tengah malam.
“Ketika ditanya warga. Pria tadi (Pirman) malah kabur melarikan diri. Namun pagi harinya warga menemukan pria tadi duduk di perladangan warga,” terangnya.
Lalu, Pirman diamankan dan dibawa warga ke kantor Desa untuk ditanyai. Mendapat laporan dari kades. Personil Polsek Kutalimbaru segera meluncur ke kantor Desa. Selanjutnya Pirman dibawa ke komando.
Dari hasil introgasi sambung mantan Wakapolsek Medan Barat ini yang bersangkutan tidak terkait terorisme.
Malah Pirman kata Kapolsek sudah beberapa hari tinggal di Masjid Desa Batang Kuis dan pernah dikasih ongkos oleh Nazir Masjid untuk pulang ke kampungnya. Namun saat diatas angkutan umum (Angkot), dia diturunkan di Simpang Tuntungan.
“Dia tersesat sehingga harus berjalan sejauh 25 KM menuju Desa Perpaden. Dia juga mengaku mempunyai dua orang anak. Sejak bercerai dengan istrinya, dia mengalami depresi,” ungkap AKP Martualesi Sitepu.
Karena tidak terkait dengan tindakan kriminalitas maka Pirman diantarkan personil Polsek Kutalimbaru ke Stasiun Batang Pane. Yang bersangkutan juga diberikan ongkos oleh personil untuk pulang ke kampung halamannya. (RED/NST).
