Proyek Pengecoran Tiang Sutet milik PT.PLN Diduga Dikerjakan Asal Jadi
METRORAKYAT.COM | LABUHANBATU – Pr0yek pembangunan Tower Sutet (saluran Tegangan Tinggi) milik PT.PLN, yang menggunakan uang negara ratusan miliyar Rupiah, diduga dikerjakan pihak pemborong asal jadi. Sehingga diduga pengerjaan proyek milik PT.PLN tersebut hanya untuk mencari untung bagi para pengusaha.
Pantau wartawan di tempat pekerjaan proyek pembangunan Tower Sutet, di lokasi titi 100, tepatnya di Dusun Alur Naga, Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, LabuhanBatu, di tempat itu saat ini sedang melakukan pekerjaan pencoran tiang atau paku bumi, dengan kedalaman 10 m dan diameter 60 cm. Namun, banyak kejanggalan didapat dalam pekerjaan tersebut. Rabu, (13/9/17).
Pasalnya,air yang digunakan pekerja proyek merupakan air penuh lumpur yang dipakai untuk mengaduk semen, batu, pasir dituang kedalam molen, lalu digunakan mencor tiang atau paku bumi. Dikawatirkan, hal ini akan mengakibatkan paku bumi yang di cetak di dalam tanah tidak menjanjikan ketahanannya menampung beban berat tower, diduga tidak berapa lama tower akan turun, miring dan tumbang.
Pak Manurung yang mengaku sebagai konsultan peekerjaan tersebut saat diminta keterangannya terkait investigasi wartawan mengakui bahwa kualitas air yang digunakan memang tidak memadai, namun akibat keterbatasan dan sulitnya air, terpaksa hal tersebut dilakukan oleh para pekerja. “Memang gimana lagi mau dibuat Pak, itu yang ada air, memang seharusnya ngak bisa,” akunya.
Proyek PLN ini sangat memperihatinkan, pihak Kontraktor sebagai pekerja dilapangan sampai saat ini tidak diketahui nama perusahaannya, diduga proyek yang menelan biaya ratusan miliar tersebut kurang pengawasan dari instansi terkait.(MR/HS-red)
