Fransisco Yassie Raih Gelar Sarjana Hukum UNDHI, Bertekad Jadi Advokat untuk Masyarakat Kelas Bawah
METRORAKYAT.COM, TANGERANG – Universitas Dharmas Indonesia – UNDHI menggelar prosesi wisuda pada 15 Agustus 2026 di Aston Cimone Hotel & Convention Center, Kota Tangerang. Salah satu wisudawan yang menarik perhatian adalah Fransisco Yassie, lulusan Program Studi Ilmu Hukum.
Dengan mengenakan toga hitam, Fransisco menerima ijazah dan medali wisuda di tengah haru dan kebanggaan keluarga yang hadir. Gelar Sarjana Hukum yang ia raih merupakan hasil perjuangan panjang selama empat tahun menempuh pendidikan di UNDHI.
Dalam studinya, Fransisco menyelesaikan skripsi berjudul “Analisis Perbandingan Rumusan Delik Pencurian Dalam KUHP Lama Dan UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Baru Ditinjau Dari Aspek Kekaburan Norma”. Melalui penelitian itu, ia menyoroti dinamika hukum pidana di Indonesia yang terus berkembang.
“Hukum itu tumbuh dan berkembang mengikuti zaman. Banyak sekali novum baru. Kita juga harus terus adaptif dan siapkan diri memproteksi banyak hal di negeri kita,” ujar Fransisco kepada Media Metro Rakyat usai wisuda.
Usai wisuda, Fransisco mengaku memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan profesi advokat. Ia memiliki harapan besar agar kelak dapat berkontribusi di bidang hukum.
“Saya sempat berpikir untuk mencoba peruntungan menjadi advokat. Siapa tahu bisa memberikan dampak di bidang hukum bagi masyarakat kelas bawah,” katanya.
Selain berencana berkarier di bidang hukum, Fransisco juga menyampaikan pesan khusus untuk keluarga dan generasi muda di tanah kelahirannya. Ia berpesan kepada generasi Papua, khususnya generasi Bintuni, agar memaknai pendidikan secara lebih luas.
Ia mengutip filsuf Romawi Kuno, Seneca The Younger: “non scholae sed vitae” yang berarti “kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup”.
“Pendidikan dan ilmu yang dipelajari tidak hanya bertujuan untuk mencari nilai, lulus ujian, atau mengejar ijazah. Lebih dari itu, ilmu harus menjadi bekal nyata untuk menghadapi tantangan, menjalani kehidupan sehari-hari, dan memberikan dampak positif di masyarakat. Apapun profesi kita, pendidikan itu penting, pendidikan bisa mengubah hal kecil berdampak besar,” pesan Fransisco.
Pihak kampus dalam sambutannya berpesan agar para lulusan UNDHI menjadi sarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Bagi Fransisco Yassie, wisuda bukanlah garis akhir. “Ini langkah awal untuk belajar, mengabdi, dan menegakkan keadilan,” tutupnya.(mr/Azrul)
