Antonius Tumanggor Ajak Warga Karang Berombak Peduli Kesehatan, Sosperda Sistem Kesehatan Dipadati Masyarakat
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 sesi pertama tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, di Jalan Karya II, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (18/7/2026).

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban ketika politisi Partai NasDem itu menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan diselingi humor yang mengundang tawa peserta.
Dalam sambutannya, Antonius mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Puskesmas Sei Agul yang selama puluhan tahun menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Medan Barat.
“Meski saat ini Puskesmas Sei Agul membutuhkan perbaikan dan relokasi karena sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pelayanan, namun para tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Antonius.
Ia juga mengucapkan selamat menjelang Hari Ulang Tahun Puskesmas Sei Agul yang berdiri sejak 1 Agustus 1972 dan waktu dekat memasuki usia ke-54. Selain itu, Antonius mengaku kondisi puskesmas sudah tidak layak dan butuh relokasi karena didekat puskesmas ada tertanam pipa gas.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sebagai langkah mencegah penyebaran demam berdarah.
Sementara itu, Camat Medan Barat Maswan Harahap mengimbau masyarakat segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurutnya, IKD akan memudahkan pemerintah dalam pendataan penduduk sekaligus penyaluran berbagai program bantuan sosial.
“Dari sekitar 28.470 penduduk Kecamatan Medan Barat, baru 4.462 warga yang telah mengaktifkan IKD. Kami berharap masyarakat melalui kepala lingkungan segera melakukan pendaftaran,” kata Maswan.
Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kecamatan Medan Barat untuk mendaftarkan sedikitnya 50 pekerja di setiap lingkungan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi buruh dan pekerja harian lepas agar memperoleh perlindungan saat mengalami kecelakaan kerja.
Kepala Puskesmas Sei Agul, dr. Ratna Sembiring, menjelaskan berbagai layanan kesehatan yang tersedia, termasuk Program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
Menurutnya, Puskesmas Sei Agul memberikan pelayanan setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan ketersediaan dokter dan tenaga medis yang memadai.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Jika ada petugas kami yang memberikan pelayanan kurang baik, silakan langsung laporkan kepada saya,” tegas Ratna.
Ia juga mengumumkan bahwa pada 30 Juli 2026, Puskesmas Sei Agul akan menggelar program rontgen gratis bagi masyarakat yang cukup membawa KTP. Warga yang ingin menghindari antrean juga dapat melakukan pendaftaran melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan.
Selain itu, Ratna menegaskan Puskesmas Sei Agul tetap memprioritaskan program penanganan stunting, pelayanan posyandu, serta edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat.
Pada sesi dialog, seorang warga bernama Dewi Kelana mengeluhkan bantuan KIS dan KIP yang tidak lagi diterimanya setelah status desil keluarganya berubah menjadi desil 10.
Menanggapi hal tersebut, Camat Maswan Harahap meminta Dewi mendatangi Kelurahan Sei Agul untuk mendapatkan penjelasan dan dilakukan pengecekan data.
Kegiatan Sosperda turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Barat Erwin Munthe, Lurah Karang Berombak Agung Satria, Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Medan Barat Ronaldo Tumanggor, serta jajaran tim pendukung.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian suvenir, nasi kotak, serta kue kepada masyarakat.(MR/Irwan)



