Dame Duma Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mengajak generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Dame Duma saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bagi masyarakat di Jalan Tanjung, Halaman SDN 066046, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (11/7).
Dalam pemaparannya, politisi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya menjadi landasan utama dalam mewujudkan cita-cita nasional.
Menurut Dame, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan wilayah.
“Wawasan Kebangsaan Indonesia memiliki lima landasan utama, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Wawasan Nusantara. Seluruhnya bertujuan memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Medan yang meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah, dan Medan Baru itu juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan..
Ia juga mengajak anak muda menjauhi narkoba, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk tindakan kriminal.
“Di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang begitu pesat, anak-anak muda harus mampu beradaptasi, terus belajar, mengembangkan kreativitas, serta menjadi pribadi yang mandiri. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif, hormati orang tua, dan perkuat keimanan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” pesannya.
Dalam sesi dialog, Dame Duma juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Salah satunya datang dari Didi Melia (43), warga Perumnas Helvetia, yang mengaku sedang merintis usaha kuliner dimsum.
Ia mengeluhkan masih terkendala pengurusan sertifikat halal, promosi produk, serta berharap dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan pameran UMKM di Kota Medan.
Menanggapi hal tersebut, Dame Duma menyarankan agar pelaku usaha terlebih dahulu melengkapi legalitas usahanya, seperti KTP, NPWP, alamat email aktif, nomor telepon, dan data usaha untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Jika legalitas usahanya sudah lengkap, saya akan membantu menghubungkan ke Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. Kita juga akan mengupayakan pengurusan sertifikat halal agar usaha Ibu semakin berkembang,” jelasnya.
Ia juga mempersilakan Didi Melia datang ke Rumah Aspirasi Dame Duma di Jalan Beringin II Nomor 77, Helvetia, Medan, agar proses pendampingan dapat segera dilakukan.
Kegiatan Wasbang tersebut turut dihadiri Kepala Lingkungan IX Nasrullah, perwakilan Kelurahan Helvetia Tengah Fernando, perwakilan Kecamatan Medan Helvetia Supriadi Lubis, serta narasumber Benny Harianto Sihotang, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Acara ditutup dengan penyerahan suvenir kepada peserta, pembagian konsumsi, serta sesi foto bersama.(MR/Irwan)
