Ketua TP-PKK Sergai Hadiri Shalat Tasbih dan Pengajian di Martebing, 106 Lansia Terima Tali Asih
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, menghadiri kegiatan Shalat Tasbih dan pengajian lansia.
Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah lansia tersebut dirangkai dengan pemberian tali asih kepada para pengaji lansia, yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Sabtu (7/3/2026).
Acara itu turut juga dihadiri Ketua DWP Sergai Ny. Mafa Yanny Suwanto, Camat Dolok Masihul Jimmy Lois Karona Purba, SE, serta para pengurus dan anggota DWP Kabupaten Sergai.
Ketua TP-PKK Sergai, Rosmaida Darma Wijaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengajian lansia yang dinilai sangat bermanfaat bagi pembinaan spiritual masyarakat, khususnya bagi para orang tua.
Ia menegaskan bahwa para lansia merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan kepedulian bersama.
“Lansia adalah lanjut usia yang tidak sia-sia. Tetaplah semangat dalam belajar dan berbuat kebaikan,” ujarnya memberikan motivasi kepada para jamaah lansia yang hadir.
Dikesempatan itu, Rosmaida menyampaikan informasi mengenai layanan transportasi DAMRI yang telah dihadirkan Pemkab Sergai untuk memudahkan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, transportasi tersebut melayani rute Dolok Masihul menuju Kota Medan, serta Dolok Masihul menuju Perbaungan dengan tarif yang terjangkau.
“Untuk orang tua sekitar Rp10.000, dan untuk anak sekolah hanya Rp3.000,” katanya.
Ia juga berpesan kepada para ibu agar terus menjadi teladan dalam keluarga. Meskipun suami merupakan kepala rumah tangga, ibu memiliki peran penting sebagai penguat dalam keluarga.
“Walaupun suami adalah kepala rumah tangga, ibu adalah jantungnya keluarga. Jika ibu sehat dan kuat, maka keluarga juga akan kuat,” ujarnya.
Ketua TP-PKK Sergai itu mengajak para orang tua untuk terus menjaga kesehatan serta membekali anak-anak dengan pendidikan, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan.
“Jika ingin anak-anak menjadi lebih baik, maka sekolahkan mereka dan bekali dengan ilmu agama serta ilmu pengetahuan. Mari kita kuatkan aqidah anak-anak kita sejak dini,” tandasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, sebanyak 106 orang pengaji lansia terima tali asih. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat, sekaligus bentuk perhatian agar para lansia tetap aktif dalam kegiatan keagamaan. (MR/AS)
