Sekda Kabupaten Malang Hadiri HLM Menjelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
METRORAKYAT.COM, KABUPATEN MALANG – Dr. Ir. Budiar, M. Si., Selaku Sekertaris Daerah Kabupatrn Malang ,yang ditunjuk mewakili Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M. M., memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malang Tahun 2025, yang membahas Perkembangan Harga Bahan Pokok dan Barang Penting Lainnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, di Ruang Rapar Anusapati, Jl. Merdeka Timur no. 3 Malang, Rabu (4/3) pagi.
Tampak Hadir pada giat tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Kepala BPS Kabupaten Malang, Para Pimpinan instansi vertikal Kabupaten Malang, Ketua TPID Kabupaten Malang beserta para Pengurus, Para Pimpinan Stakeholder Terkait, serta Camat se-Kabupaten Malang.
Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah dengan produktivitas susu sapi perah se-Jawa Timur. selain itu, sebagaimana dilaporkan melalui data proyeksi neraca pangan strategis Kabupaten Malang bulan Januari hingga Maret 2026, bahwa ketersediaan pangan Kabupaten Malang relatif terkendali.
Melalui komoditas strategis seperti daging ayam, telur, bawang merah, cabai, dan minyak goreng secara keseluruhan hingga saat ini berada pada zona aman dan stabil.
“Saya menyampaikan serta mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada TPID Kabupaten Malang atas kerja keras dan langkah konkretnya dalam pengendalian inflasi”, ungkap Budiar Sekda Kab. Malang.
Budiar juga menjelaskan bahwa Kabupaten Malang memiliki padi varietas lokal SUKMA dengan produktivitas mencapai 12 ton per hektare.
Pemerintah Kabupaten Malang juga mengembangkan program hilirisasi ayam terintegrasi bersama ID Food, secara rutin memantau ketersediaan stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) bersama Satgas Pangan, serta melaksanakan Gerakan Pangan Murah dan pasar murah di wilayah Kabupaten Malang.
“, Pastinya saya mewakili Bupati menyampaikan amanah beliau , berharap kegiatan hari ini dapat berjalan lancar, sehingga terwujud sinkronisasi data dan analisis ketersediaan pangan yang akurat, serta dirumuskan kebijakan pengendalian inflasi yang strategis dan tepat sasaran, khususnya dalam rangka antisipasi selama Ramadan dan menjelang Idul fitri 2026 ,” tegasnya.
Menurutnya kesemua itu harus terus menjaga ketersediaan pasokan melalui peningkatan produktivitas, modernisasi sektor pertanian, serta revitalisasi infrastruktur irigasi.
Budiar juga menegaskan bahwah pentingnya memperlancar distribusi melalui kerja sama antardaerah, optimalisasi konektivitas, serta membangun komunikasi yang efektif agar pengendalian inflasi dapat berjalan secara transparan dan akuntabel benar benar terpercaya.(mr/red).
