Bongkar Jaringan Narkotika,Lima Pelaku Di Bekuk, Dua Diantaranya Perempuan
METRORAKYAT.COM | MEDAN – Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri,SIK., SH.,MH, pantas untuk diajungkan Jempol. Soalnya, dibawah kepemimpinannya berhasil mengembangkan penangkapan komplotan jaringan Narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi Diwilayah Polrestabes Medan Khususnya Wilkum Polsek Sunggal. Kebanggaan tersebut ditunjukkan atas kinerja Tim Reskrim Polsek Sunggal melalui Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono.SH dalam mengembangkan penangkapan komplotan jaringan Narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi Diwilayah Polrestabes Medan Khususnya Wilkum Polsek Sunggal patut di apresiasikan, Jumat (16/6/17).
Terbongkarnya jaringan narkotika tersebut, atas pengembangan yang dilakukan Timsus, Satreskrim Polsek Sunggal dari berbagai tempat sejak Kamis,(8/6/17) atas kelima tersangka yang berhasil diamankan.
“Kita melakukan penangkapan sindikat jaringan narkotika serta mengamankan para tersangka dari berbagai tempat, dan berkat kerja keras anggota ke lima pelaku berhasil kita ciduk dan melakukan pengembangan yang masih mengantungi satu nama yang menjadi PR kita.kelima komplotan kita bawa ke mako,” ujar Nur Istiono.
Adapun para tersangka yang diamankan tambahnya, Oktavia (24) warga Jalan Ujung Pandang Sidempuan, Fika Sirait (29) warga Dusun Lalang Aceh Tamiang Provinsi Aceh.
Selanjutnya, Sugandi (30) warga Jalan Balam No.68 Kel. Sei Sekambimg B Kec. Medan Sunggal, Budiman alias Abeng (44) warga Jalan S.Parman Gg Pasir No.31 Kel. Petisah Kec. Medan Baru dan Rahyudi alias Budi (35) warga Jalan Merpati No.72 Kel. Sei Sekambing B.
Sementara itu lanjut Nur Istiono ada satu tersangka lagi yang masih dikejar dengan inisial, B alias A berperan sebagai penjual narkotika.
Selain berhasil mengamankan para tersangka, tim Reskrim Polsek Sunggal juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, alat hisap sabu-sabu (bong, red), 50 buah plastik klip kecil, 79 butir pil ekstasi dan satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu.
“Kelima tersangka saat ini masih di tahan di mapolsek dan tim masih melakukan penyidikan serta pengembangan. Untuk tersangka yang belum dapat masih terus kita lakukan pengejaran,” tandas Nur Istiono. (MR05/red)
