Duma Hutagalung Bahas Sistem Kesehatan, Ingatkan Warga Jaga Tubuh dan Lingkungan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan pada sesi pertama, Sabtu (13/9), di Kelurahan Helvetia. Acara ini dihadiri perwakilan OPD Pemko Medan, lurah, kepala lingkungan, serta masyarakat setempat.
Dalam pertemuan itu, Duma banyak mendengar keluhan warga terkait pelayanan BPJS Kesehatan kelas 3 di beberapa rumah sakit di Kota Medan. Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh ditolak rumah sakit dengan alasan kamar penuh, apalagi jika kondisi pasien belum pulih.
“Kalau ada pasien BPJS ditolak atau dipulangkan sebelum sembuh, segera laporkan kepada saya. Rumah sakit harus mencari solusi, karena pasien berhak mendapat perawatan medis,” tegas Duma, yang saat ini duduk di Komisi IV DPRD Medan.
Keluhan juga disampaikan warga Flamboyan Raya, Junaedi Purba, yang mengaku pernah dipulangkan rumah sakit meski kondisinya belum pulih sepenuhnya. Duma mengingatkan, memang ada keterbatasan ruang rawat inap, tetapi rumah sakit tetap dituntut menyiapkan alternatif agar pasien yang membutuhkan tidak ditolak.
Selain membahas pelayanan rumah sakit, warga juga menyinggung program Universal Health Coverage (UHC) dengan menggunakan KTP. Menjawab hal itu, anggota DPRD Sumut Benny Sihotang menjelaskan bahwa program UHC akan mulai berlaku di seluruh wilayah Sumatera Utara pada 1 Oktober 2025.
“Cukup membawa KTP Medan, warga sudah bisa berobat dengan BPJS di luar kota,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pembantu Medan Helvetia, dr. Eva Sinaga, menyampaikan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2024 yang digelar Kementerian Kesehatan. Program imunisasi gratis ini menyasar siswa TK hingga SMP, dengan vaksin MR, DT, hingga HPV.
“Vaksin diberikan gratis di sekolah masing-masing. Orang tua diharapkan mendukung agar anak-anak mendapat perlindungan dari penyakit menular,” ujarnya.
Eva juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai demam berdarah di musim hujan dengan menjaga kebersihan lingkungan.
“Jangan biarkan ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti,” katanya.
Menutup kegiatan, Duma kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan sehat, mengonsumsi buah dan sayuran, serta peduli kebersihan lingkungan. Acara ditutup dengan pembagian suvenir, nasi kotak, dan sesi foto bersama.
Turut hadir Lurah Helvetia M. Hafiz Parinduri, perwakilan Dinsos Kota Medan Baihan, Kepling IV Kelurahan Helvetia Muhammad Jawaluddin, serta perwakilan Puskesmas Helvetia Elfiani.(MR/Irwan)


