Beredar di Media Sosial Seorang Warga Medan Keluhkan Tarif Parkir Mahal dan Diduga Tidak Resmi

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Seorang warga kota Medan FA (23) mengeluhkan peristiwa yang dialaminya terkait praktik perparkiran yang menurutnya sangat merugikan dirinya dan banyak orang. Melalui akun media sosial miliknya, FA mengadu kepada Wali kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas banyaknya karcis parkir yang dia terima dari petugas parkir hanya dalam waktu tidak terlalu lama. Kamis (4/9/2025).
Dalam video miliknya yang berdurasi 2:15 detik FA menceritakan dampak banyaknya kutipan parkir membuat banyak pengendara termasuk pedagang dan orang yang berbelanja dibuat rugi.
FA mengatakan pada hari itu dia sedang makan dan berbelanja di suatu tempat di Jalan AR. Hakim Medan, saat berbelanja dia membayar Rp. 200.900 dan dikenakan lagi pajak sebesar Rp.18.264. Namun, hal itu tidak dipermasalahkan. Ia hanya menyesalkan banyaknya kutipan parkir disetiap pemberhentian dan diduga liar dan masuk ke kantong pribadi petugas parkir.
“Setiap saya berhenti pasti diminta parkir sebesar Rp. 5000. Jadi hanya beberapa saat berhenti dan meski hanya sebentar saya sudah mendapat kertas parkir dari jukir, “ucapnya sambil menunjukkan beberapa karcis parkir di tangannya.
Pemuda ini pun mempertanyakan apakah uang parkir yang diterima oleh petugas parkir masuk ke kas pemko Medan atau ke kantong pribadi, karena dia melihat penampilan jukir lebih mewah dari dirinya. “Aku lihat gaya hidup mereka pun tidak susah-susqh kali. HP nya Iphone, kereta nya ada aku lihat NMax, ” ucapnya.
Dia pun berharap, Walikota Medan dapat membuat aturan tegas terkait sistem parkir di kota Medan sehingga tidak memberatkan masyarakat kota Medan.
Menanggapi itu, anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan, SE mengatakan bahwa permasalahan perparkiran di kota Medan perlu dilakukan pengawasan ketat. Apalagi pasca telah tidak diberlakukannya sistem parkir berlangganan.
” Kami sudah bersurat ke pak wali, namun, pemko dr dishub spt acuh tak acuh, “ujar anggota Komisi III DPRD Kota Medan ini.
Agus juga menjelaskan komisi III masih akan membahas terkait permasalahan perparkiran di kota Medan. (MRIrwan)


