Keluarga Andika Korban Penganiayaan Tidak Terima Lapor Balik Ke Polisi, Keterangan Kasat PT.FBI Bohong
METRORAKYAT.COM, INHU – Pihak keluarga Andika Warga Tani Makmur korban penganiayaan yang di lakukan oleh security Outsourcing PT . Flobamora Bravo Indonesia partner PT.Inecda melapor balik ke Polsek Rengat Barat Sabtu (3/5/2025).
Laporan itu di buat oleh Budiyanto adik korban Andika yang tidak senang karena Abang nya di aniaya oleh security PT.inecda hingga mengalami Patah Tulang permanen pada bagian sebelah kiri yang terjadi pada Jumat 2/05/2025 sore pukul 19.00 Wib,” terang Andika korban penganiayaan security PT.Inecda saat di temui di kediaman Senin (5/05/2025).
Dalam keterangan yang di sampaikan Andika kepada awak media yang sebelum awak media metrorakyat.com belum mendapatkan keterangan yang jelas tentang kronologis kejadian yang sebenarnya yang di sebut Kasat PT.FBI Amza Yusuf menuduhnya mencuri membawa satu buah janjang kelapa sawit dan ketika di lakukan penangkapan dirinya melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata Tajam berupa Arit , ” Andika menjawab itu tidak benar bang ada saksi saya Tono warga Tani makmur RT 01 sebutnya yang sudah di periksa oleh pihak kepolisian Polsek rengat barat.
Malam itu pas kejadian saya hendak pulang kerumah melalui jalan potong ladang mas gunardi mengendarai sepeda motor dan saya ketemu dengan mas Tono sedang mancing dekat tikungan jalan masuk yang biasa saya lewati dan saya berhenti menyapa mas Tono , setelah itu lanjut saya mengendarai motor kurang lebih 20 meter tiba tiba saya di sergap dan di pukul dengan kayu hingga tersungkur dan saya lari dengan tangan patah , saya ketakutan karena security ramai ingin menyerang saya ” dengan bahasa mati kau”.
Setelah lepas dari kejaran mereka , saya berjalan kurang lebih 2 jam tembus di perumahan warga di RT 11 Desa Tani Makmur pukul 10 malam dengan tangan saya patah saya ikat dengan tali dan ketemu lah warga saat itu langsung menolong saya , di malam itu ramai warga yang menyaksikan dengan nada sedih terlihat di wajah Andika menceritakan kejadian.
Terkait barang bukti yang di bawa security PT.Inecda ke Polsek Rengat Barat berupa sepeda motor , celurit , dan satu buah janjang sawit Andika berita kembali malam itu saya tidak ada mengeluarkan dan mengayunkan senjata tajam , arit itu memang ada di dalam Jok sepeda motor bersama piring dan goni , kalau buah saya tidak ada bawa buah sawit bang , nanti kalau tidak percaya tanya Tono yang sudah di mintai keterangan .
“Untuk masalah kasus ini, kami keluarga masih menyerahkan kepada pihak kepolisian dan meski ada pihak perusahaan PT Inecda menjenguk saya belum ada membicarakan masalah perdamaian apalagi sepeda motor saya hancur di buat security,” ungkap nya. ( MR / Kus ).

