Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Sergai Minta Pengusaha Liburkan Satu Hari Penuh Pada Pilkada 2024

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Sergai Minta Pengusaha Liburkan Satu Hari Penuh Pada Pilkada 2024
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali gelar sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, bertempat di Aula Jericho Stable, Kecamatan Sei Rampah, Jumat siang (18/10/2024).

Kali ini sosialisasi dilakukan kepada organisasi pekerja/buruh di Kabupaten Sergai, dengan tujuan meningkatkan partisipasi pemilih terutama para buruh untuk hadir menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

Kegiatan tersebut dihadiri para serikat buruh/pekerja diantaranya SPSI, SPTI dan SBSI 1992 Kabupaten Sergai, OSPKKPI PT. Tiga Mutiara Nusantara, SPBUN PTPN IV Kebun Pabatu, SPBUN PTPN III Kebun Pamela dan Aquafarm Nusantara serta SARBUNAS Kabupaten Sergai.

Dalam sosialisasi tersebut, Ketua KPU Sergai Agusli Matondang menghadirkan tiga narasumber yaitu Kelana Mutaqqin Simanjuntak, S.Sos dari Serikat Buruh Sumatera Utara (SBSU), Roy N Sianturi, SH dan Teuku Raja Arif Faisal dari PBHI sebagai advokat.

Sebagai narasumber, Kelana Mutaqqin menyampaikan terkait konteks Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Sergai, bagaimana peranan organisasi pekerja/buruh dalam meningkatkan partisipasi pemilih untuk hadir menggunakan hak pilihnya.

Selanjutnya Roy Sianturi menyebutkan, bahwa setiap warga negara harus terdaftar sebagai pemilih, dan intinya harus masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Bukan itu saja, pemilih juga harus masuk dalam daftar pindah memilih dengan membawa formulir yang diterima.

“Artinya bagaimana kita sebagai pemilih terdaftar dalam sistem untuk menggunakan hak pilihnya,” terang Roy.

Ketua KPU Sergai, Agusli Matondang menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta yang hadir dalam sosialisasi, terutamanya kepada organisasi pekerja/buruh khususnya di Kabupaten Sergai ikut serta untuk hadir menggunakan hak pilihnya pada Pilkada tanggal 27 November 2024.

Sehingga nantinya tingkat partisipasi pemilih sekalipun calon tunggal tetap tinggi untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai, dan yang paling penting tetap menggunakan hak pilih kita secara cerdas.

“Sehingga apa yang menjadi harapan para buruh juga dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Agusli juga mengatakan, sebagaimana diskusi yang dilaksanakan hari ini cukup baik, dan antusiasnya cukup luar biasa dari para organisasi pekerja/buruh hadir dalam sosialisasi, karena kita ketahui bahwa suara buruh ini cukup banyak.

“Suara buruh ini selalu menjadi rebutan,” kata Agusli Matondang.

Usai kegiatan, Ketua DPC SBSI 1992 Kabupaten Sergai, Agan Surya Tanjung kepada awak media menyampaikan, bahwa sosialisasi yang dilaksanakan KPU Sergai ini cukup baik dan membantu agar para pekerja ataupun buruh dapat menggunakan hak pilihnya.

Disamping itu katanya, adanya kendala baik itu unsur disengaja atau tidak sengaja, salah satunya masih banyaknya perusahaan baik itu mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu masih mempekerjakan pekerjanya pada Pemilu.

Jadi, saya berharap kepada instansi terkait agar mereka memberitahukan ataupun edaran-edaran kepada perusahaan-perusahaan untuk meliburkan seluruh tenaga kerjanya, buruh dan karyawannya dalam satu hari full, tidak ada pergeseran hari.

“Jangan nanti perusahaan beranggapan pemilihan jam satu selesai, terus masuk jam dua. Nah ini merupakan satu kendala bagi kami para kaum pekerja buruh jika jarak tempuhnya jauh, jadi enggan untuk hadir di TPS,” bilangnya.

Agan menambahkan, memang sosialisasi yang dilakukan KPU Sergai ini cukup baik dan membantu, tetapi juga harus didukung dengan tindakan yang nyata.

“Kita berharap KPU juga harus menyurati perusahaan-perusahaan agar perusahaan tersebut memberhentikan aktivitas produksinya pada tanggal 27 November 2024 mendatang,” pungkasnya.

Menyahuti hal tersebut, Komisioner KPU Sergai bagian SDM dan Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, serta Partisipasi Masyarakat, Liston Robert Saragih mengatakan, kalau kita lihat dari data DPT yang diperoleh kemaren bahwa jumlah pemilih yang berumur 17 sampai 39 tahun alias usia produktif termasuk separuh lebih.

“Nah, artinya usia produktif katakanlah kelas pekerja ini kita menganggap sangat penting untuk diundang dalam sosialisasi ini,” bilangnya.

Liston juga menjelaskan, selain kita memberitahukan proses tahapan-tahapan pemilihan dan hak pemilih, kita juga mendapat masukan dari peserta ada beberapa tempat yang kesulitan pada Pemilu kemaren menggunakan hak pilihnya.

Karena beberapa oknum pengusaha itu tidak meliburkan pada satu hari penuh kegiatan pabrik saat pemilihan, sehingga menghalangi buruh itu untuk menggunakan hak pilihnya.

“Ini persoalan penting bagi kami, karena memilih adalah hak asasi. Jadi saran kami seluruh steak holder khususnya pengusaha, serikat buruh maupun dinas tenaga kerja agar nanti pada hari H lebih mengefektifkan melakukan pengawasan,” pinta Liston.

Ia berharap mudah-mudahan nanti keluar Perpres atau Kepres yang menegaskan, meneguhkan dan memutuskan bahwa 27 November 2024 saat pemilihan itu libur satu hari penuh. Jadi teman-teman buruh nanti bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar tanpa terganggu dari pekerjaannya.

“Kita tunggu nanti surat penegasan yang berbau Perpres atau Kepres keluar, dan kita tetap berkoordinasi dengan Bawaslu dan dinas tenaga kerja,” ungkap Liston. (MR/AS)

Metro Rakyat News