Pekerjaan Hotmix Aek Raja – Hauganjang Yang Bersumber Dari Dana APBD Taput 2024 Sampai Saat Ini Belum Dikerjakan, Diduga Pindah Titik

Pekerjaan Hotmix Aek Raja – Hauganjang Yang Bersumber Dari Dana APBD Taput 2024 Sampai Saat Ini Belum Dikerjakan, Diduga Pindah Titik
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAPUT – Pekerjaan Hotmix yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) dengan nama Proyek Penanganan Long Segment ( Pemeliharaan Rutin, Pemeliharaan Berkala, Peningkatan / Rekonstruksi Aek Raja – Hauganjang dengan Volume 2000Mx 3 M, Dan Jumlah dana Rp. 3.676.767.520 yang bersumber dari Dana APBD Taput Tahun 2024 yang dikerjakan oleh PT. Martel Karya Sumatra hingga saat ini belum dikerjakan.

Pasalnya masyarakat desa Aek raja – Hauganjang bertanya – tanya mengapa hingga saat ini pekerjaan rekonstruksi Aek raja Hauganjang belum dikerjakan. Karena pada bulan mei 2024 masyarakat sudah melihat papan proyek di pampangkan dipinggir jalan Aek raja menuju Hauganjang.

Masyarakat pengguna jalan Aek raja – Hauganjang merasa kecewa apabila pembangunan jalan hotmix tidak dikerjakan.
Pembahasan dikalangan masyarakat semakin tajam menilai pemerintah yang diduga tidak memiliki konsisten dalam hal pembangunan. Mengapa demikian? Salah satu masyarakat pengguna jalan Aek raja Hauganjang M. MANALU, Jumat (26/07/2024) mendapati ada nya proyek pengaspalan hotmix dari dusun hariara lobusnut sampai mendapatkan perkampungan Hauganjang” Jelas Manalu

“Yang paling mengecewakan bang, di papan proyek tertera jalan Aek raja – Hauganjang. Tetapi Aek Raja saja tidak ada aspal, bahkan Hau ganjang perkampungannya tidak sampai pengaspalannya. Apa bisa ya bang itu dialihkan? Tanya M. MANALU ” saat bertemu dilokasi kontruksi

Saat dimintai keterangan terkait hal ini kadis PUPR Tapanuli Utara Dalan Simanjuntak melalui pesan WA mengatakan ” aha do haccit ni roham tu AU” ( Apa nya sakit hatimu samaku ” sehingga kamu buat dalam berita. Kadis menambahkan bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan teknis.” Jelasnya

Masyarakat juga menilai bahwa pekerjaan Hotmix yang dikerjakan untuk kwalitasnya masih kurang. “Untuk pembuktiannya, nantinya kita akan meminta pihak APH untuk menilai tersebut” pungkasnya. (MR/Adm)

Metro Rakyat News