GTR Sumsel Minta Bupati Panca Tindak Tegas Oknum Camat Pembar Yang Telah Mencoreng Nama Baik Pemkab Ogan Ilir

GTR Sumsel Minta Bupati Panca Tindak Tegas Oknum Camat Pembar Yang Telah Mencoreng Nama Baik Pemkab Ogan Ilir
Bagikan

METRORAKYAT.COM, OGAN ILIR – Gerakan Tuntutan Rakyat (GTR) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir agar segera lakukan tindakan tegas terhadap Oknum Camat Pemulutan Barat dan teman wanitanya Oknum ASN yang bertugas sebagai kasi PMD merangkap Bendahara di kantor Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel.

Perbuatan yang dilakukan mereka yang diduga telah melakukan perbuatan yang tidak wajar diruang kantor Camat Pemulutan Barat yang terekam CCTV dan sempat viral di media sosial (Medsos), dan diketahui sang wanita ASN tersebut adalah berstatus istri orang.

Perbuatan mereka berdua sudah jelas mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, seharusnya selaku pimpinan di Kecamatan Pemulutan Barat memberikan contoh yang baik kepada bawahannya bukan malah sebaliknya.

Rinaldi Davinci selaku Koordinator GTR Provinsi Sumsel saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan, perbuatan yang dilakukan oknum Camat Pemulutan Barat tersebut telah mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

“Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH harus segera bertindak tegas, menindak keduanya yang diduga telah melakukan perbuatan asusila didalam ruang kerja Camat Pemulutan Barat yang terekam kamera CCTV dan sempat Viral di Medsos” kata Rinaldi, senin (04/03/2024)

Rinaldi melanjutkan, perbuatan keduanya juga telah viral dibeberapa media, yang menayangkan pemberitaan perbuatan yang tidak senonoh yang dilakukan oleh orang yang terpandang dijajaran pemerintahan Kecamatan Pemulutan Barat.

“Kami juga meminta kepada Dinas terkait untuk menindak salah satu staff Kecamatan Pemulutan Barat berinisial AS, yang telah melindungi adanya perbuatan yang memalukan ini, karna pada saat kejadian dia sedang mengetik dan print berkas diruang Camat tersebut,” tegasnya.

Menurut Rinaldi, kejadian seperti ini kuat dugaan sudah sering terjadi dan untuk menghilangkan kecurigaan staff Kecamatan yang lain, maka AS selalu ada diantara mereka.

“Jangan Camat dan Oknum ASN itu saja yang ditindak tegas, tapi staff nya berinisial AS juga harus diberikan tindakan tegas, karna telah jelas melindungi perbuatan yang memalukan yang dilakukan oleh Oknum Camat tersebut, apalagi diketahui bahwa Oknum ASN Tersebut masih berstatus istri orang,” ungkapnya.

Rinaldi juga menegaskan, bahwa perbuatan yang memalukan dilakukan oleh Oknum Camat tersebut telah diketahui oleh sejumlah dinas terkait dan DPRD Kabupaten Ogan Ilir.

“Kami dari GTR Sumsel akan menggelar aksi unjuk rasa, kalau pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir lamban menangani permasalahan yang telah jelas merusak citra dan nama baik Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,” tukasnya.

Pada saat beberapa awak media mendatangi kantor Camat Pemulutan Barat untuk konfirmasi, tapi AR Oknum Camat Pemulutan Barat tidak ada dikantornya. Dihubungi melalui via handphone, tapi nomor kontaknya tidak aktif.

Sementara pada saat awak media berusaha menghubungi SR pasangan wanitanya dalam vidio yang sempat viral di medsos, yang merupakan Oknum ASN bertugas sebagai kasi PMD merangkap Bendahara di Kecamatan Pemulutan Barat. Nomor kontaknya aktif tapi tidak menjawab panggilan yang dilakukan oleh awak media ini, melalui pesan singkat WhatsApp pun tidak ada balasan darinya. (MR/YOPI007)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.