Bupati Sergai : Pentingnya Pelestarian Budaya Ditengah Modernisasi Lewat Festival Budaya Kuala Merdeka 2024

Bupati Sergai : Pentingnya Pelestarian Budaya Ditengah Modernisasi Lewat Festival Budaya Kuala Merdeka 2024
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri pembukaan giat Festival Budaya Kuala Merdeka pada hari Sabtu sore (2/3/2024) sekira pukul 16.00 Wib, bertempat di lokasi Pantai Merdeka “Kampung Kito” Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin.

Festival Budaya Kuala Merdeka itu di selenggarakan oleh Komunitas Seni Telangkai Kabupaten Sergai yang didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berlangsung selama dua hari, dengan rangkaian kegiatan beraneka ragam yaitu penanaman bakau, seminar lingkungan, lomba layang – layang, pertunjukan musik dan tari, teater rakyat, peragaan busana, dan bazar jajanan tradisional.

Dalam sambutannya, Bupati Sergai menyampaikan rasa bangga dan sangat berbahagia bisa berkumpul bersama warga, para budayawan, kelompok kesenian maupun komunitas yang terus bergerak memajukan dan melestarikan kebudayaan di Kabupaten Sergai khususnya di Desa Bagan Kuala.

Pentingnya pelestarian nilai – nilai budaya bangsa ini sebagai wujud komitmen untuk merawat dan menjadikan budaya sebagai pedoman dalam kehidupan bersama.

“Kita mengapresiasi positif kegiatan Festival Buaya Kuala Merdeka tahun 2024 ini. Apresiasi juga kepada panitia penyelenggara yaitu Komunitas Seni Telangkai dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ucap Darma Wijaya.

Kita ketahui kata Bupati Sergai, budaya tidak bisa dipisah dari lingkungan, karena budaya sangat erat dengan lingkungan dan manusia yang saling melengkapi dan timbal balik.

“Manusia butuh alam untuk kehidupan, dan alam juga butuh manusia untuk pelestariannya,” sebutnya.

Menurut Bupati Sergai, pelestarian budaya menjadi sangat penting di tengah modernisasi yang dapat melunturkan rasa percaya diri maupun memudarkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Dan ini menjadi tantangan bagi seluruh pihak untuk mencari cara bagaimana untuk mengembalikan rasa hormat kepada budaya sendiri.

Untuk itu para pelaku budaya harus lebih kreatif dan inovatif serta sedapat mungkin kebudayaan tersebut masuk dalam proses pendidikan dan pembelajaran formal, dengan membangun pusat inovasi yang mempertemukan kemajuan teknologi dengan warisan budaya.

“Bersinergi antara pelaku budaya dan penggerak ekonomi kreatif guna memanfaatkan kekayaan budaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” bilang Bupati Sergai.

Apresiasi dan ucapan terimakasih juga disampaikan Darma Wijaya kepada masyarakat Sergai yang masih melestarikan nilai budaya, dan menekuni jalan hidupnya di bidang kebudayaan dan kesenian.

“Lestarikan budaya dan terus mengembangkan kesenian agar bisa diwariskan, dirasakan dan dinikmati sampai kepada generasi penerus bangsa,” pungkas Darma Wijaya.

Tampak juga hadir Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK, Camat Tanjung Beringin Elmiati, S.AP, Ketua Komunitas Seni Telangkai beserta seniman budaya, Kepala Desa Bagan Kuala Safril, Kepala Desa Nagur Ruslan, Kadis Poraparbud Sergai di wakili Kabid Pariwisata, Staf Ahli Bupati serta para seniman dan pegiat budaya Desa Bagan Kuala. (MR/AS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.