Baru Seumur Jagung, Proyek Drainase di Kota Langsa Sudah Patah
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Miris sekali, baru saja di Bangun akhir tahun 2022 lalu atau baru seumur jagung. Pengerjaan Drainase yang berapa di Kota Langsa, tepatnya di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Provinsi Aceh, dikeluhkan masyarakat yang diduga dikerjakan dengan asal-asalan.
Alhasil proyek itu patah, Hal itulah yang membuat masyarakat kesal melihat pembangunan proyek drainase yang bersumber dari dana APBN sebesar Rp.4.352.050.000, DIPA Nomor : SP.DIPA-033,06.1.498015/2022. Yang dikerjakan oleh CV. Sinar Mutia itu. Konsultan pengawas. CV. Centrina Engineering. Tahun Anggaran 2022, dari Pemerintah Pusat.
Marhaban, salah seorang masyarakat Kota Langsa mengungkapkan pendapatnya terkait proyek pembuatan drainase dari APBN ini dianggap gagal dan tidak berguna.
Dikarenakan, drainase tersebut tidak memiliki kualitas sesuai standar jasa konstruksi.
“Kami minta supaya ditinjau ulang system pengerjaan drainase tersebut, jika kondisi tersebut tetap dibiarkan, maka kami sebagai warga Kota Langsa Gampong setempat ini, kecewa dengan Pemerintah sekarang yang hanya membuang-buang uang negara saja,”ungkapnya, Selasa (2/1/2024).
“Harapan, agar drainase yang patah tersebut segera di benahi karena ini masih dalam masa pemeliharaan,”tegasnya.
Sementara, saat wartawan
MetroRakyat.com mencoba mengkonfirmasi pihak rekanan selaku pelaksana proyek melalui via WhatsApp dengan mengirimkan foto-foto kondisi drainase yang sudah patah tersebut, Isa tidak menjawab hanya dilihat saja hingga berita ini tayang.(MR/FAHRID)


