Sekjen, Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Kota Subulussalam Minta Polres Tangkap Pengeroyokan Terhadap Wartawan Di Subulussalam

Sekjen, Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Kota Subulussalam Minta Polres Tangkap Pengeroyokan Terhadap Wartawan Di Subulussalam
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SUBULUSSALAM -Pengeroyokan terjadi di Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulusalam pada Rabu 25/4/23 sekira pukul.11:00 WIB Jumat, (28/4/23).

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Satria Tumanggor menjadi korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal (OTK) hingga dilarikan ke Rumah sakit Subulussalam untuk menjalani perawatan, hingga saat ini Satria masih terbaring lemah di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Subulussalam.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Kota Subulussalam, Jarkasi, SE ” yang di alami oleh kawan kami Satria Tumangger sudah kelewatan apa pun motif awal kejadiannya pengerokan tidak di benarkan, karna semua permasalahan bisa di bicarakan.

Jarkasi SE Sebagai Sekretaris (AWNI) Kota Subulussalam berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Subulussalam segera menangkap pelakunya agar hal seperti yang alami oleh Saudara Satria Tumangger Ketua IWO Kota Subulussalam pada Rabu (25/4/23) sekira pukul. 11:00 WIB tidak di alami oleh masyarakat yang lainnya.

Sekjen, Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Kota Subulussalam Jarkasi mendukung penuh atas pernyataan Kapolsek Simpang Kiri yang di beritakan beberapa Media Online di Subulussalam, agar kelompok tersebut di tindak tegas.

Supaya tidak mengulangi perbuatan pengeroyokan kepada masyarakat yang lainnya seperti di lakukan oleh kelompok tersebut kepada Ketua IWO Kota Subulussalam, Satria Tumangger pada Rabu (25/4/23), sekira pukul. 11:00 Wib di depan Sebuah Warung di Desa Lae Oram Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam.

Sementara itu, Satria Tumanger dalam pesan singkatnya melalui Grup Pers Kota Subulussalam menuliskan”Dulu saya guling-guling di Aspal membela rekan rekan wartawan yg kenak ancam, kenak pukul, bahkan kenak bunuh …

Sekarang Saya babak belur,,, seluruh tubuh saya terkena pukulan,, hingga saat ini saya masih terbaring lemah di Rumah Sakit….

Perlakuan terhadap saya itu terjadi saat saya sedang bekerja menginvestigasi kasus…

Mohon bantu saya rekan rekan semua… tutupnya (MR/Jr)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.