Lapor!! Pak Presiden Ekonomi Sulit Pj Walikota Langsa Naikkan Tarif PDAM
METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Kenaikan tarif air oleh PDAM Tirta Keumuneng Kota Langsa, Provinsi Aceh terus dikeluhkan masyarakat karena dinilai semakin menambah beban masyarakat di tengah lesunya ekonomi akibat pandemi COVID-19 yang masih terjadi.
“Kita semua tahu saat ini ekonomi masyarakat sedang sulit akibat imbas pandemi COVID-19 yang masih terjadi saat ini, tapi tarif air PDAM naik tinggi. Ini tentu sangat membebani. Momennya tidak pas,” kata Abdullah kepada media, Selasa (31/1/2022).
Warga Kota Langsa ini merasakan sendiri beban akibat tarif PDAM. Biaya air di rumahnya yang biasanya hanya Rp.88.000 per bulan, kini naik menjadi 105.000 ribu.
Kenaikan tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng mengacu kepada Keputusan Walikota Langsa No. 481/690/2022 Tanggal 14 November 2022 tentang tarif Air Minum pada Perumda Air Minum Tirta Keumuneng.
“Kebijakan yang diambil oleh Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid. Dengan menaikkan tarif itu membuat masyarakat ekonomi menengah ke bawah juga merasakan. Bahkan dunia usaha pun semakin terbebani padahal saat ini ekonomi belum pulih.
Kekecewaan warga selaku pelanggan PDAM Tirta Keumuneng ditujukan kepada Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid, yang dianggap tidak pro rakyat dengan mengeluarkan Perwal Walikota Langsa tentang tarif Air Minum pada Perumda Air Minum Tirta Keumuneng.
Masyarakat selaku pelanggan PDAM Tirta Keumuneng Kota Langsa meminta kepada Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum untuk segera mencabut Perwal dan membatalkan kenaikan tarif itu.
“Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melalui Kementerian Dalam Negeri. Segera mengevaluasi kinerja Pj Walikota Langsa Ir. Said Mahdum Majid, yang dianggap dalam kebijakannya tidak pro terhadap rakyat terlebih-lebih ekonomi masyarakat saat ini lagi sulit. Malah menaikkan tarif Air PDAM,” tegas Abdullah, melalui media ini melaporkan kepada Bapak Presiden RI. Ir. Joko Widodo.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Keumuneng Kota Langsa, Azzahir, SE yang diminta tanggapan, tentang keluhan pelanggan karena dinilai dengan kenaikan tarif air PDAM, semakin menambah beban masyarakat di tengah ekonomi lagi sulit. Dihubungi via telepon WhatsApp beberapa kali tidak mengangkat.
“Melalui pesan membalas, Allaikumsalam wr wb lgi d knderaaan ni,” tulisnya singkat.(MR)DANTON)

