Pondok Miftahul Ulum Atthohirin Gondanglegi Malang Disambangi Gubernur Khofifah Jawa Timur Untuk Takziah Dan Berikan Santunan
METRORAKYAT.COM, KABUPATEN – Tragedi di Stadion Kanjuruhan waktu lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung kerumah korban, dari kejadian tersebut dia menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada beberapa waktu lalu.
Khofifah takziyah kerumah putra pengasuh pondok Attohirin pada hari Selasa (04/10/2022) sekaligus menyampaikan santunan duka cita ke keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Ulum Atthohirin Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang,
Putra pengasuh pondok tersebut yakni Alm Syahrullah bin Abdul Jalil berumur 18 th yang juga menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam insiden Kanjuruhan tersebut.
Tidak hanya bertakziyah ke keluarga korban, Khofifah juga mendatangi makam almarhum dan berdoa bersama keluarga pondok. Ia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Sore ini saya takziyah sekaligus ziarah ke makam alm Syahrullah bin Abdul Jalil yang menjadi salah satu korban meninggal dunia di insiden Kanjuruhan waktu lalu.terang Khofifah
Dijelaskannya kepada kami Rabu (05/10/2022) kemari, bahwa harus sebisa dan semaksimal mungkin pihaknya akan terus menyisir dan bergilir untuk menyerahkan langsung santunan bagi keluarga ahli waris korban insiden Kanjuruhan.
Khofifah menambahkan ” kami secara langsung menyampaikan duka cita yang mendalam dan mendoakan agar korban meninggal dalam keadaan husnul khatimah, dan semua keluarga, saudara yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan.
“Kami mendoakan semoga seluruh korban yang meninggal dalam insiden Kanjuruhan kemarin semua amal ibadahnya diterima Allah khilafnya diampuni Allah semua dipanggil dalam keadaan husnul khotimah” tuturnya
“Kami semua mendoakan keluarga yang ditinggalkan oleh Allah akan diberikan kekuatan ketabahan dan kesabaran , keikhlasan dan yang terpenting jangan sampai terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya
Mantan Menteri Sosial RI ini memberikan santunan kematian sebesar Rp 10 juta yang diberikan kepada ahli waris dari Alm. Syahrulloh
Ia uga memberikan santunan kematian kepada ahli waris dari Alm. Fillah Aziz Firmansyah warga Gondanglegi yang juga menjadi korban insiden usai laga Persebaya vs Arema FC di Kanjuruhan tersebut.
Khofifah menyebutkan bahwa musibah yang terjadi adalah bagian dari kehendak Allah dan berharap kejadian ini tidak akan pernah terulang lagi kepada suporter di Indonesia, Ia juga berharap kejadian kemarin dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dan semua pihak.
“Insya Allah ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kejadian di stadion Kanjuruhan, semoga ke depan tidak terulang kembali,” tutupnya (M.R/S.P)

