Sempat Tutup Usai Penggrebekan Kapoldasu, Judi Tembak Ikan Merk SN Kini Marak Kembali

Sempat Tutup Usai Penggrebekan Kapoldasu, Judi Tembak Ikan Merk SN Kini Marak Kembali
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MARELAN – Entah apa yang mendasari hingga aktivitas perjudian mesin tembak ikan diduga milik SN berkedok ketangkasan yang berada di Jalan Platina Raya Rengas Pulau, Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, masih berani dan tak gentar membuka lokasi nya. Selasa(26/07/2022).

Pasalnya meski beberapa kali diberitakan oleh para Media ini, dan usai kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Kota Medan, baru baru ini, pun seakan tak berpengaruh terhadap gejolak hasrat sang boss mafia demi menjalankan bisnis haram tersebut.

Padahal dikabarkan sempat tutup, usai Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menggerebek dua lokasi judi di Komplek Asia Mega Mas Medan dan MMTC Deli Serdang, Minggu (12/6/2022) dini hari.

Lokalisasi berada tepatnya di pinggir jalan Platina Raya cukup membuat sejumlah pihak geleng – geleng kepala, lain lagi berlokasi ditempat padat penduduk, lokasi judi konon katanya terkenal bebas tanpa takut digerebek Aparat Penegak Hukum (APH).

Dilokasi amatan awak media, mesin tembak ikan ditempatkan di Rumah Toko (Ruko) yang di jaga sejumlah pria berbadan tegap. Kepada wartawan pria berbadan tegap tersebut mengatakan arena gelanggang perjudian tersebut merek SN kata dia.

” Ini meja milik SN bang, disini banyak meja ikan – ikan,” sebutnya,

Mesin judi tembak ikan yang paling disorot kali ini adalah kode SN, informasi yang dihimpun, selain lokasi di Jalan Platina, infonya disebut juga berlokasi di Kelurahan Rengas Pulau,Kecamatan Medan Marelan. di Jalan Yosdarso, dekat SPBU Martubung. Jalan Titi Pahlawan dekat Gang pinang, Jalan M Basir (sekitar 2 unit), Jalan Raya Marelan Pasar IV Marelan dekat Bank Sumut. Pasar VIII veteran (sekitar 2 ) unit, di jalan barokah, kandang lembu, Pasar III Marelan, dan Jalan inspeksi.

Infonya pemilik mesin judi disebut sebut bernama Sunardi Warga negara keturunan diduga kebal hukum karena dibeck up oknum aparat penegak hukum.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rahmat Faisal Simatupang melalui Kasat Reskrim AKP Rudi Saputra, namun sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan resmi.

“Lagi vidcom pak, terima kasih infonya pak, akan kami lakukan penyelidikan,” ujar AKP Rudi.(MR/Aril/Red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.