Membangun  Sistem Informasi  Politik PEMILU 2024

Membangun  Sistem Informasi  Politik PEMILU 2024
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Perkembangan platform teknologi digital dalam bidang politik, atau digitalisasi partai politik melalui sistem Informasi partai politik (Sipol) tentu sebuah kabar yang sangat bagus bagi negara kita karena ini akan jadi cikal bakal membangun tata kelola pemilu yang bagus dengan database partai politik yang terukur. Sistem yang diciptkana dan dikondisikan ini seyogiyanya akan berlaku pada tanggal 1 Agustus 2022. Bahkan KPU dengan tegas mengatakan keamanan data (data security) di Sipol terjaga dari peretasan.

Mengingat peretasan data adalah sesuatu yang menjadi ancaman bagi negara ini karena para hacker seringkali melakukan berbagai upaya agar ‘database’ negara ini kacau, maka tingkat keamanan data adalah hal yang harus dilakukan, dan KPU telah memberikan pernyataan resmi keamanan data di Sipol akan dijaga dengan super ketat dari segala bentuk ancaman peretasan (hacking threat).

Saat ini negara kita terus melakukan pembenahan dalam hal membangun kesadaran berdata. Padahal kesadaran berdata dengan data yang baik dan benar adalah kebutuhan dan keharusan agar apa yang jadi produk kebijakan publik sebuah negara bisa dibangun dan dibuat dengan baik. Tentu data yang bagus akan mendorong apa saja tujuan utama (the main purpose) dari kebijakan publik. Partai politik adalah salah satu instrumen demokrasi yang sanga penting dan punya peran besar untuk melahirkan para pemimpin bangsa. Dalam UUD 1945 sangat tegas dan jelas dikatakan bagaimana peran partai politik dalam melahirkan pemimpin nasional. Bahkan UUD parpol dan UU pemilu juga menyatakan hal yang sama.

Tidak lama lagi tibalah saatnya pendaftaran parpol ke KPU sebagai peserta pemilu. Tentu dibutuhkan verifikasi dan mekanisme lainnya yang tentu membutuhkan database yang jelas.

Agar keanggotaan ganda misalnya tidak terjadi maka semua data yang diberikan oleh parpol haruslah bagus dan valid. Artinya, mulai dari pendaftaran, verifikasi parpol harus mampu menunjukkan datanya yang valid. Disinilah parpol harus menjadi penggerak kecerdasan dan kesadaran dalam berdata (driving intelligence and awareness in data).

Kecerdasan dan kesadaran dalam berdata adalah prasyarat mutlak kemajuan sebuah bangsa. Program pembangunan apapun yang dilakukan oleh sebuah negara maka kata kunci keberhasilannya adalah kebijakan publik dan pembangunan berbasis data (data-driven development). Kita harapkan melalui Sipol ini akurasi data, dan kebenaran data itu bisa terwujud dengan baik agar tidak ada lagi kekacauan di partai politik kita. Kita sangat mengapresiasi KPU dalam mendesain dan membangun Sipol ini.

Harapan kita Sipol ini ini bisa mengurangi kecurangan (reduce cheating) karena kecurangan bisa terdeteksi melalui teknologi informasi.
Tentunya kita sangat mengharapkan KPU segera menyiapkan payung hukum penggunaan apliaksi Sipol ini agar partai politik bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga muncul database politik yang baik sebagai sebuah peta jalan menuju tata kelola pemilu yang baik, bersih, jujur, profesional dan transparan, sehingga pemilihan legislatif dan eksekutif akan berlangsung sesuai dengan aturan perundang-undangan dan dapat melahirkan para pejabat negara yang berintegritas dan teruji untuk pencapaian kemajuan bangsa kita. (Penulis : Lamhot JF Naibaho SPd / Wartawan Metrorakyat.com)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.