Diduga Keracunan Gas, 2 Pekerja PGN Tewas di Gorong-gorong Deli Serdang

Diduga Keracunan Gas, 2 Pekerja PGN Tewas di Gorong-gorong Deli Serdang
Bagikan

METRORAKYAT.COM, DELISERDANG –  Diduga keracunan gas, dua orang pekerja Perusahaan Gas Negara (PGN) meninggal dunia di gorong-goron Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Korban bernama  Sumadi (55) warga Medan Marelan dan Risdian Syahidin (48) warga Medan Tembung, tewas diduga keracunan gas, Sabtu (28/5/2022).

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit saat di minta keterangan mengatakan, akibat kejadian tersebut dua orang meninggal dunia.

“Benar ada dua orang meninggal. Korban pekerja PGN,” cetusnya.

“Saat itu korban bekerja yang diduga meninggal karena keracunan gas di dalam gorong -gorong,” tambah Firdaus.

Lanjut dia lagi, korban dievakuasi oleh Dinas Damkar Bidang Resque /penyelamatan Deli Serdang.

“Kedua korban di bawa ke rumah sakit yang selanjutnya dibawa ke rumah duka,” ucapnya.

Sedangkan tim pengamanan dari PGN Medan, Dani menjelaskan kronologi kejadian itu. Dani mengatakan peristiwa terjadi  sekitar pukul 11.30 WIB.

“Jadi ada kebocoran gas, tim dari kita mau memperbaiki. Gas disalurkan ke pemukiman warga di Tanjung Morawa,  Deli Serdang, dan perusahaan-perusaaan ada juga. Yang mengecek ada tujuh orang, tapi kedua korban yang turun (ke gorong-gorong),” sambungnya.

Di saat korban Sumadi membuka bak valve saluran gas, lanjut Dani, tiba-tiba terjadi semburan gas.

“Sumadi yang pertama turun saat pembukaan bak falve, terjadilah semburan gas. Korban turun langsung tumbang,” tutur Dani.

Melihat rekannya jatuh, sambung Dani, korban Rizdian langsung datang membantu Sumadi.

“Masuk Pak Rizdian ini membantu, tapi masih dua langkah turun ke bawah ikut terjatuh,” cetusnya.

Begitu melihat kedua korban jatuh, kata Dani, rekan-rekannya yang lain melaporkan kejadian ini kepada pimpinan dan selanjutnya disampaikan ke petugas pemadam kebakaran.

“Saya datang pukul 12.05 WIB dan pemadam datang sekitar pukul 12.23 WIB gitu. Kemudian dilakukan proses evakuasi,” sebutnya.

Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka.

“Untuk kedua korban pasti ada santunan, tapi tidak tahu berapa, pimpinan nanti yang menyampaikan”, jelas dia

Pantauan di rumah duka almarhum Rizdian, terlihat sejumlah kerabat dan jiran sudah mulai ramai berdatangan. Isak tangis juga terdengar dari dalam rumah duka. Diketahui, almarhum Rizdian baru saja menikahkan putri pertamanya.

“Iya saya tahu dari tetangga baru ada hajatan almarhum,” pungkasnya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.