Kelompok Pramuka SMAN 4 Medan Turun Langsung Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa di Pidie Jaya-Aceh
MetroRakyat.com | MEDAN – Sebanyak 10 orang perwakilan siswa-siswi yang tergabung pada kelompok Pramuka dan 2 orang guru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Medan akan berangkat ke Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh untuk memberikan bantuan sosial kepada para korban bencana alam (gempa) yang sampai saat ini masih ada dipenampungan.
Rencana keberangkatan kelompok Pramuka SMAN 4 Medan dan 2 orang guru pendamping tersebut telah disetujui oleh Kepala SMAN 4 Drs.Ramli, MPd beserta orangtua murid berdasarkan surat pemberitahuan izin kepada keluarga dan orangtua murid yang akan ikut memberikan bantuan sosial kepada korban gempa di Pidie Jaya, Aceh.
“Sebelumnya, pihak sekolah telah memberitahukan rencana keberangkatan ke sepuluh murid perwakilan dari kelompok Pramuka SMAN 4 tersebut kepada orangtua siswa masing-masing dan setelah disetujui, selanjutnya Kepala Sekolah memberikan disposisi kepada kedua orang guru untuk mendampingi kegiatan sosial anak-anak didik yang berencana memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian kepada para korban Gempa di Pidie Jaya. Untuk dana, murni berasal dari swadaya dan bantuan guru serta orang-orang yang peduli atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di sana, dan itu semua mereka(murid kelompok pramuka-red) yang mencari dananya, jadi tidak ada anggaran khusus dari sekolah.” Terang Ramli diruang kerjanya, Kamis, (5/1/2017).
Lanjut Ramli lagi, dua orang guru pendamping yang akan diberangkatkan menemani 10 perwakilan kelompok Pramuka SMAN 4 Medan adalah, Eni Susanti,SPd, dan Sri Wahyuni. “ suratnya izin tugas dan surat jalannya sudah saya tanda tangani, besok pagi, Jumat,(6/1/2017) mereka akan berangkat dengan mengenderai mobil minibus, bersama barang bantuan yang akan diserahkan kepada para pengungsi di Pidie Jaya, dan akan kembali ke Medan pada Minggu, (8/1/2017).’ pungkas Ramli.
