Polisi Ini Pemberani Dan Pantas Dicontoh, Begini Ceritanya…
MetroRakyat.com | KENDAL — Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan dan Wakapolres Kompol Dili Yanto memuji keberanian Aiptu Nur Efendi yang sukses menggagalkan perampokan dana desa Rp 278 juta di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Akankah ada kenaikan pangkat? Aiptu Efendi merupakan Kanit Intel Polsek Boja. Dia melawan 4 perampok tanpa senjata, Jumat (21/10/2016). Satu perampok dibekuk, 3 lainnya melarikan diri. “Saya memberikan apresiasi kinerja Kanit Intel Boja yang cepat, tanggap, berani untuk melindungi masyarakat tanpa senjata, menggunakan beladiri Polri yang rutin dilatih di Mapolres,” kata Maulana kepada wartawan, Jumat (21/10/2016).

Saat ini, pelaku yang merupakan warga Desa Sida Kersa, Kecamatan Kayu Agung, Sumatera Selatan itu masih diperiksa untuk mengejar tiga pelaku lainnya. Wakapolres Kendal, Kompol Dili Yanto menambahkan diduga mereka dipersenjatai senpi dan merupakan kelompok dari Palembang. “Diduga kelompok Palembang dan membawa senpi.,” tandas Dili. Untuk diketahui, kata Dili, anggota Polsek di Kendal memang selalu rutin patroli wilayah termasuk sebelum melaksanakan salat Jumat dan menuju Masjid. Hal itu untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan menjaga situasi agar kondusif.

Aksi perampokan terjadi setelah Budiyono (48) dan Budi Santosa (41), warga Desa Getas, Singorojo, Kendal, mengambil dana desa di BPD Boja sebesar Rp 278 juta. Kedua orang ini mengendarai mobil Panther. Tak dinyana, mereka diikuti 4 pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Mobil korban kempes di tengah jalan. Nah, saat korban lengah, pelaku mengambil tas dan tancap gas. Aiptu Efendi yang kebetulan melintas dengan mengendarai motor, langsung mengejar pelaku. Dia menendang motor pelaku, kemudian bergelut dengan empat pelaku.
Berbekal kemampuan bela diri, Aiptu Efendi berhasil mempertahankan diri dan bahkan membeku satu pelaku. Sedangkan tiga pelaku lainnya melarikan diri . Warga berdatangan dan nyaris mengeroyok pelaku. Pelaku yang bernama bernama Majid Wijaya (26) dibawa ke Mapolsek Boja. Dari pengakuan pelaku, ban bocor yang dialami mobil korban merupakan bagian dari rencana para pelaku. (MR/DTC).
