Cegah Penyebaran Covid-19, Muspika Bubarkan Peminum Tuak, Pemain Futsal

Cegah Penyebaran Covid-19, Muspika   Bubarkan Peminum Tuak, Pemain Futsal
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) se-Kec Pangururan memberikan pengertian kepada para pemain futsal, peminum tuak dan di Cofee Shop yang ada di Pangururan. Pemain putsal di Desa Parsaoran 1 terpaksa di bubarkan, tegas Camat Pangururan Bresman Simbolon di dampingi Kapolsek, Danramil serta tokoh masyarakat.

Pembubaran ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus pandemi corona (Vovid-19) sebagai kenyamanan buat warga lainnya. Muspika yang dipimpin Camat Pangururan Bresman Simbolon secara terus menerus memantau titik-titik berkumpul warga.

Sekaligus melakukan pendekatan agar warga yang masih melakukan perkumpulan di luar rumah untuk menghindari dan membubarkan diri secara sukarela.

Bresman menjelaskan pada awak media , Rabu (8/4/20), di dampingi Kapolsek R. Simarmata dan Dan Ramil 03 secara rutin melakukan razia di zona titik kumpul warga.

Ada beberapa lokasi keramaian, terang Bresman, menyatakan sebagai titik yang dibubarkan antara lain, di lapangan Futsal One Golan Desa Parsaoran I, warung tuak di Desa Lumban Pinggol, warung tuak Desa Pardomuan I, dan Coffee Shop di Onan Baru Pangururan.

Secara khusus Camat Pangururan meminta kepada warganya dengan humanis untuk sementara waktu menunda permainan di lokasi-lokasi tempat berkumpulnya massa, sembari menunggu redanya penyebaran wabah virus Corona.

Himbauan pembubaran massa ini didukung oleh Ketua Gugus Kendali Covid 19 Kabupaten Samosir Drs. Rapidin Simbolon,MM yang bertekad untuk menjadikan Samosir Zero Covid 19.

Dalam hal ini Pemerintah Daerah juga terus berupaya secara ketat menghambat penyebaran Virus Corona dengan menjaga pintu-pintu masuk menuju Samosir.

“Samosir bebas Covid 19 hanya dapat terwujud berkat adanya kerjasama dan pengertian kita akan virus yang sangat berbahaya ini” ungkap Ketua Gugus Kendali Covid 19 Samosir.

Kadis kominfo Samosir Rohani Bakara menambahkan, sekeras apapun pemerintah atau petugas melalukan upaya pencegahan kalau tidak didukung perilaku yang baik tentu hasilnya tidak maksimal.

Dengan langkah yang dilakukan Uspika Pangururan secara humanis meminta warga yang berkumpul membubarkan diri dengan kesadaran sendiri.

Menurut Camat Pangururan, Beresma Simbolon, pihaknya tidak akan mengenal lelah dan terus menerus melakukan hal tersebut hingga penyebaran Covid 19 ini berakhir karena ini adalah kepentingan bersama.(mr/JB Rumapea).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.