Suhartini Korban Tabrakan Kereta Api Butuh Uluran Tangan dari Dermawan

Suhartini Korban Tabrakan Kereta Api Butuh Uluran Tangan dari Dermawan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Yayasan Dharmayudha Kusuma Indonesia kembali mengetuk hati nurani para dermawan yang mulia untuk membantu Ibu Suhartini, korban kecelakaan perlalulintasan Kereta Api yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Adapun nama korban yang sangat membutuhkan uluran tangan ini, Suhartini, tinggal di alamat Dusun V Sei Rejo-Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai berusia 47 Tahun. Istri dari Misnan dan memiliki empat (4) orang anak yakni Nur Jannah, Suci Wulan Ramadani, Rahmad Abdul Razab, Ananda Rahma Sakina dimana pekerjaan sehari-hari pedagang sayur keliling namun tidak memiliki BPJS Kesehatan.
Dimana diketahui, Suhartini telah menjadi korban tertabrak Kereta Api ketika melintas diperlintasan Kereta Api tanpa palang di Simpang menuju Dusun IX, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Senin (13 Jnauari 2020) sekitar pukul 08.30 WIB lalu.

Menurut informasi yang diterima, saat itu SUhartini hendak menuju pulan kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor, membawa sayur-sayuran dengan along-along. Namun saat melintas di rel Kereta Api yang datang dari arah Medan menuju Kota Tebing Tinggi, Suhartini terserempet dan terlempar ke sebelah kiri perlintasan Kereta Api. Senggolan itu, mengakibatkan Suhartini mengalami luka berat, kehilangan jari kaki kiri, tulang bahu patah dan tulang rusuk patah dan menusuk ke paru-paru.

Sementara ini pasien di rawat di RSU Mitra Sejati Jalan Besar A.H Nasution Medan. Dokter yang menangani Suhartini antara lain: Dokter Tulang, OK.Ilham SPOT, Dokter Bedah Torak, Dr.Ali SPB TKV dan saat ini masih dirawat di ruangan Bougenville kelas III 33.

Menurut petunjuk dari dokter, pasien tersebut masih perlu dirawat dan kalau cairan tetap keluar dari paru-paru maka harus di operasi. Sementara tafsiran biaya yang dibutuhkan untuk operasi sekitar Rp.200.000.000 (Dua ratus juta).

Sementara dana yang sudah terkumpul pada penggalangan dana oleh Dermawan di Dharmayudha Kusuma Indonesia masih sekitar Rp.20 juta.

” Penanganan berjalan lambat dan tidak maksimal karena keterbatasan dana. Oleh karena itu, marilah kita berdoa dan memberikan dukungan kepada Ibu Suhartini untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik dan intensif agar beliau dapat segera sembuh, berkumpul bersama keluarga dan beraktivitas normal kembali,” ujar pembinana dan pengurus Dharmayudha Kusuma Indonesia,  Rifin Hwang, sambil berharap, adanya uluran tangan dari para dermawan yang mengetahui dan ingin agar Suhartini dapat tetap kembali sehat, Jumat (24/1/2020).

Sambungnya lagi, informasi terakhir terhadap Suhartini, hari ini direncanakan dilakukan operasi untuk pemasangan plat di tulang dada. Dengan dana yang terkumpul sudah mencapai Rp.50 juta. Dengan taksasi biaya seluruhnya mencapai Rp.200 juta.

Sementara diketahui, dari Perum Kereta Api dan Jasa Raharja saat itu ada memberikan bantuan sebesar Rp.40 juta. ” Uang ini sudah habis terpakai untuk biaya amputasi kaki serta biaya selama dirawat di RSU Mitra Sejati,” ucap Rifin Hwang.

Berikut kontak Dana Bantuan yang bisa di transfer : BANK BCA No. 0222342552 atas nama Yayasan Dharmayudha Kusuma Indonesia. Kode 002, (Cth: Rp.500.002).

Info dan Contak Person : Hendra Kwang (081268300188), Rifin Hwang (08126352638), Asan Djamilah (08126007930), Kim Tjuan (081281166308).(MR/Rel)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.