Cahaya dari Yakati: Saat Bupati Yohanis Manibuy Nyalakan Harapan Baru dengan Rumah Singgah Andarias Deffretes dan 4 Kelas Baru untuk Anak-Anak Yakati

Cahaya dari Yakati: Saat Bupati Yohanis Manibuy Nyalakan Harapan Baru dengan Rumah Singgah Andarias Deffretes dan 4 Kelas Baru untuk Anak-Anak Yakati
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BINTUNI – Jika ada pemimpin yang mengerti arti sejarah, itu adalah Yohanis Manibuy. Jika ada bupati yang percaya bahwa membangun manusia lebih penting dari membangun gedung, itu juga Yohanis Manibuy.

Jumat, 9 Oktober 2026, di Kampung Yakati, Distrik Wamesa, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H., membuktikan itu. Di tengah peringatan 116 Tahun Masuknya Injil di Yakati, Bupati meresmikan dua warisan untuk masa depan: Rumah Singgah Andarias Deffretes dan empat ruang kelas baru SD YPK Sion Yakati.

Bukan sekadar peresmian. Ini adalah penghormatan. Ini adalah cinta.

Bupati memilih memberi nama rumah singgah itu Andarias Deffretes. Seorang Guru Injil pertama yang pada tahun 1910 datang membawa terang ke Yakati. Di saat orang lain mungkin memberi nama gedung dengan nama jabatan, Bupati Yohanis memilih memberi nama dengan nama sejarah. Dengan nama jasa. Dengan nama pengabdian.

“Pemberian nama Andarias Deffretes pada rumah singgah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian beliau,” ucap Bupati dengan suara penuh makna di hadapan tokoh adat, tokoh agama, TNI AD, guru dan masyarakat Yakati yang hadir.

“Nama tersebut hendaknya menjadi pengingat bahwa pembangunan hari ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah dan perjuangan orang-orang yang telah lebih dahulu hadir, melayani, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan bagi masyarakat Yakati,” lanjutnya.

Lalu Bupati menatap anak-anak SD YPK Sion Yakati dan berkata dengan penuh harapan:

“Kiranya nama Andarias Deffretes terus dikenang oleh generasi muda sebagai teladan tentang pengabdian, pelayanan, dan keberanian membawa terang bagi sesama.”

Di hari yang sama, Bupati juga meresmikan empat ruang kelas baru SD YPK Sion Yakati yang dibangun dari APBD DBH Migas dan Otsus 2025. Ruang kelas yang layak, bersih, nyaman. Untuk anak-anak Yakati yang dulu belajar dengan keterbatasan.

“Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada pendidikan dan generasinya,” tegas Bupati Yohanis Manibuy.

“Saya berharap para guru dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk memberikan pendidikan yang terbaik, sementara anak-anak kita dapat belajar dengan tekun, memiliki cita-cita yang tinggi, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berilmu, dan mencintai tanah kelahirannya,” pesan Bupati yang disambut tepuk tangan meriah para guru.

Kepada masyarakat, Bupati berpesan dengan bahasa seorang bapak: jaga dan rawatlah ini sebagai milik bersama.

“Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Rumah Singgah Andarias Deffretes dan empat ruang kelas baru SD YPK Sion Yakati saya nyatakan diresmikan dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ucap Bupati saat menggunting pita balon merah-kuning.

Dan di akhir sambutan, Bupati Yohanis Manibuy menutup dengan kalimat yang akan dikenang masyarakat Yakati selamanya:

“Dari sejarah kita belajar, dari pendidikan kita membangun, dan dari pengabdian kita menyalakan harapan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati masyarakat Kampung Yakati dan seluruh masyarakat di Distrik Wamesa,” pungkasnya.

Hari itu, Yakati tidak hanya mendapat gedung baru. Yakati mendapat harapan baru. Karena bupatinya hadir, bukan hanya sebagai pejabat, tapi sebagai bagian dari sejarah mereka.(mr/Azrul)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan