Balai PJN Wilayah XVII Papua Barat : Target Tahun 2020 Pengaspalan 8 KM Dari Prafi Ke Manyambo
METRORAKYAT.COM, MANOKWARI – Kepala perencanaan Satuan Kerja (Satker) Balai PJN Wilayah XVII Papua Barat “Ledryk Amto Latuputty, ST menjelaskan tanggung jawab Balai PJN bina marga dalam status ruas jalan sudah pernah di sepakati bersama.
Dari Prafi ke Manyambo itu tanggung jawab balai, Manyambo Anggi tanggung jawab Pemda pegunungan Arfak, Anggi Ransiki tanggung jawab dinas PU Provinsi Papua barat.
hal ini sudah pernah di sepakati bersama dalam pertemuan, namun di tahun 2019 ini ada kunjungan bapak Presiden ke pegaf, kami dari balai bina marga di perintahkan untuk bantu menyelesaikan status ruas jalan tersebut.
“Kami akan menyesuaikan dengan dinas PU provinsi Papua dan Pemda pegunungan Arfak, mengingat bahwa ruas tersebut bukan masuk dalam status ruas jalan nasional,”ucap Amto.
Lanjutnya, targetnya kami di tahun 2020, akan melakukan Pengaspalan Ruas Jalan Prafi manyambo, sesuai dengan kesepakatan awal antara Dinas PU provinsi Papua Barat.
Penanganan ruas jalan Manyambo sampai ke Anggi tanggung jawab dinas PU provinsi, hal ini sudah pernah di bahas bersama antara balai pjn wilayah XVII dan dinas PU provinsi Papua barat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Kerja dan pengawasan ruas jalan nasional wilayah XVII Papua barat “Ledryk Amto di ruang kerjanya, Rabu (06/11/2019)
“Walaupun 8 km yang akan kami aspal di tahun 2020 ini juga belun sampai ke di Manyambo, panjang ruas jalan Prafi Manyambo 25 km, kami dari balai wilayah XVII sudah buka baru 9 km, sisanya 16 km, sedangkan 8 km yang akan di aspal, ini masih belum tersentu karena gritnya masih tinggi,”ungkapnya.
Namun ini Perintah dari bapak Presiden, kami akan fokus di tahun 2020 untuk melakukan peningkatan pengaspalan 8 km dari ruas jalan Prafi menuju mayambo.
Lebih lanjutnya, peningkatan pengaspalan ruas Prafi Pegaf adalah menindak lanjuti stetmen dari bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang baru baru ini melakukan kunjungan kerja ke kabupaten pegunungan Arfak.
Dalam kunker bapak Persiden ke pegaf, menyampaikan ruas jalan Manokwari kabupaten pegunugan Arfak akan di aspal tahun 2020.
Secara aturan dalam masterplan peta peta ruas jalan nasional Manokwari pegaf tidak termasuk dalam status ruas jalan nasional, tetapi itu perintah bapak presiden kami dari balai PJN wilayah akan mengerjakan dalam di tahun 2020.
Amto juga menambahkan, status ruas jalan manokwari pegaf tidak termasuk dalam status ruas jalan nasional.
“Mengingat bahwa ruas tersebut belum terdaftar sebagai ruas jalan nasional dan kami pada posisinya siap membangun apabila ada perintah dari bapak Presiden dan Kementerian PUPR,”jelas Amto.
Bersamaan dengan waktunya Ka. Balai Wilayah XVII Papua Barat Ir Sugeng Satrio Prayitno,MM juga menambahkan, tanggung jawab mereka di tahun 2020, akan menyelesaikan status ruas jalan nasional yang masih tersisah, antara Papua barat dan Papua, Sorong dan Manokwari.(mr/Jefri)
