Impor Sumut Agustus 2019 Turun 21 Persen
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut), per Agustus 2019 nilai impor mengalami penurunan hingga mencapai 21 persen. Hal ini di sampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi kepada metrorakyat.com di kantornya Jln Asrama, Medan, Selasa (01/10/19).
Penurunan nilai impor tersebut berdasarkan data melalui CIF (cost, insurance & camp freight) senilai 343.02 juta dolar AS, turun berada di kisaran 21 persen. Jika di lihat bulan di tahun yang sama sebesar 437.21 juta dolar AS per Juli.
Menurut Syech, untuk barang impor yang mengalami penurunan nilai impor terjadi pada barang konsumsi sebesar 5,38 persen sementara bahan baku/penolong senilai 28,40 persen.
Golongan barang yang mengalami penurunan nilai impor terbesar terjadi pada bahan bakar mineral di kisaran 18,19 juta dollar AS atau -45,59 persen, jelas dia.
Selain itu kelompok barang modal mengalami kenaikan yaitu 27,23 persen. Tentu kenaikan nilai impor terbesar berada di barang dan karet 1,08 juta dollar AS atau 7,17 persen.
Selanjutnya Syech menjelaskan, untuk negara pengimpor terbesar yaitu Tiongkok mencapai 115,40 juta dolar AS atau 33,64 persen dari total impor diikuti negara Malaysia 29,99 juta dolar AS (8,74 persen) di lanjutkan Amerika Serikat sebesar 29,81 juta dolar AS (8,69 persen) kata dia. (MR/JB Rumapea).
