Terkait Perbaikan Dan Peningkatan Ruas Jalan di Tambrauw : Viktor F. Solossa Jelaskan Rincian Program dan Sumber Anggaran
METRORAKYAT.COM, SORONG – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Barat Daya, Viktor F. Solossa, S.Pd., ST., MT., memberikan keterangan pers kepada awak media, Jumat (21/8/2026), terkait rencana peningkatan dan perbaikan jaringan jalan di wilayah Kabupaten Tambrauw, termasuk menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan adik-adik mahasiswa dari GMNI.
Viktor menjelaskan khusus untuk ruas jalan Mega Warmanen hingga ke Distrik Sausapor, statusnya merupakan ruas jalan kewenangan Provinsi. Saat ini peningkatan terus dilakukan dan permukaan jalan sudah dilapisi aspal dari arah Warmanen hingga masuk ke wilayah Distrik Sausapor.
Sementara itu, merespons tuntutan mahasiswa GMNI terkait kondisi jalan dari Distrik Sausapor menuju Distrik Kwor, Viktor menyampaikan bahwa persoalan ini sebenarnya sudah lama disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tambrauw.
“Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, saat kunjungan kerja Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, ke Kebar, Distrik Kasih, telah melaporkan sekaligus memperlihatkan bukti foto kondisi kerusakan jalan di wilayah Kwor kepada bapak Gubernur. Selain itu, Pemerintah Daerah Tambrauw juga telah mengirimkan surat resmi terkait hal ini,” ungkap Viktor.
Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Viktor, pembenahan ruas jalan Kwor akan dimasukkan sebagai bagian kebijakan diskresi Gubernur untuk kemudian diakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setelah selesai sidang Perubahan. Saat ini pihaknya selaku dinas teknis telah memerintahkan tim konsultan untuk turun mengumpulkan data dan survei langsung ke lokasi.
Sementara untuk ruas jalan Mega Warmanen, perbaikannya nanti akan masuk dalam skema Program Inpres Jalan Desa (IJD). kami dari PUPR Provinsi telah mengajukan empat usulan ruas jalan, dan salah satu yang disetujui adalah ruas Mega Warmanen. Pelaksanaannya akan dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Sorong.
“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Bappenas yang khusus menangani wilayah Papua. Disebutkan total anggaran untuk program IJD di Papua Barat Daya tahun ini mencapai Rp38 miliar dan akan dilelangkan oleh Balai PJN. Data teknis yang dibutuhkan sudah kami siapkan dari pihak PUPR Provinsi,” jelas Viktor.
Selain anggaran pusat, Gubernur Papua Barat Daya juga telah mengalokasikan dana khusus melalui Anggaran Otonomi Khusus dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) untuk wilayah Tambrauw. Nilai yang disiapkan mencapai lebih dari Rp40 miliar dan akan disesuaikan dengan usulan prioritas dari Bupati Tambrauw.
“Tolong kami mohon dukungan dari semua pihak serta kesabaran masyarakat. Dana sudah disiapkan dan proses akan segera berjalan sesuai prosedur yang berlaku demi kesejahteraan dan kelancaran akses warga di sana,” pungkas Viktor F. Solossa.(MR/Jefri)
