Festival Dangdut Masyarakat, Safril : Kebahagiaan dan Kebersamaan Semarakkan HUT ke-81 RI

Festival Dangdut Masyarakat, Safril : Kebahagiaan dan Kebersamaan Semarakkan HUT ke-81 RI
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Festival Dangdut Masyarakat.

Kegiatan yang digelar pada Minggu malam (16/8/2026) di Dusun II Desa Bagan Kuala itu diikuti sebanyak 26 peserta usia 30 tahun ke atas. Para pesertanya dikhususkan warga Desa Bagan Kuala yang merupakan dari Dusun I, II dan III.

Festival Dangdut ini dari masyarakat untuk masyarakat yang merupakan bagian dari memperingati hari kemerdekaan ke-81 RI, yang disambut antusias seluruh warga dalam semangat kemerdekaan.

Selain itu, ini juga sebagai simbol kebersamaan para warga bersama Pemerintah Desa Bagan Kuala dalam satu kegembiraan dengan penuh semangat memeriahkan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kepala Desa Bagan Kuala, Safril menyampaikan bahwa festival dangdut ini digelar dari masyarakat untuk masyarakat dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.

Ia menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini oleh Pemerintah Desa Bagan Kuala bersama Pemuda Karang Taruna dan masyarakat penuh kekompakan, dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang yang khususnya warga Desa Bagan Kuala.

“Karena ini hari kemerdekaan kita, jadi kegiatan ini dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Safril.

Ia menambahkan, inisiatif ini dilaksanakan karena pada tahun 2025 lalu pemerintah desa juga sudah mengadakan kegiatan seperti ini. Jadi rasanya kemerdekaan itu kurang ketika tidak ada festival dangdut bagi warga Desa Bagan Kuala.

Safril juga menjelaskan bahwa untuk penilaian para peserta, panitia menghadirkan juri yang didatangkan dari luar desa, agar tidak ada rasa keberpihakan maupun kecurangan.

“Adapun kategori penilaian adalah kerapian berpakaian, suara, dan adab dalam berjoget. Jadi para peserta harus menampilkan yang terbaik agar menjadi juara,” bilang Safril.

Menurut kepala desa yang cinta masyarakat itu, ini adalah hanya sekedar hiburan untuk masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap agar masyarakat itu merasa nyaman dalam kebersamaan semangat kemerdekaan di Desa Bagan Kuala.

Jadi, dengan festival dangdut dalam memeriahkan HUT ke-81 RI ini masyarakat itu dapat mengeluarkan bakat menyanyi dan suaranya yang usia 30 tahun ke atas.

Selain festival dangdut lanjut Safril, pada tanggal 17 Agustus selesai upacara detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI, pemerintah desa bersama panitia juga mengadakan berbagai kegiatan lain seperti perlombaan yang biasa dilaksanakan pada 17 Agustus untuk bapak-bapak, ibu-ibu maupun anak-anak.

Tujuan daripada kegiatan maupun perlombaan 17 Agustus ini yang utamanya pemerintah desa itu merasa kompak dan kebahagiaan bersama dengan masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia.

“Tidak ada batasan antara pejabat desa dengan masyarakat, bagaimana hubungan emosional pemerintah desa berbaur bersama masyarakat dalam merayakan kemerdekaan RI. Semuanya untuk kebersamaan, bahwasanya desa itu milik kita bersama warga,” ungkap Safril.

Kegiatan festival dangdut berlangsung dengan tertib dan aman, terlihat para penonton memadati lokasi baik itu warga setempat maupun dari luar sehingga menambah semaraknya hari kemerdekaan. (MR/AS)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan