INALUM Komit Jaga Ekosistem Pesisir, Libatkan Masyarakat Tanam 87 Ribu Bibit Mangrove
METRORAKYAT.COM, BATU BARA – Dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada 26 Juli, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan ekosistem pesisir melalui berbagai upaya konservasi berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan program penanaman bibit mangrove bersama masyarakat pesisir selama 3 tahun terakhir. Tercatat, pada 2023 sebanyak 23 ribu bibit ditanam, 2024 naik jadi 49 ribu bibit, dan 2025 sebanyak 15 ribu bibit. Totalnya sudah mencapai 87 ribu bibit mangrove.
INALUM menyebut mangrove sebagai “garis pertahanan alami” antara daratan dan laut yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mencegah abrasi. Selain itu, mangrove juga memiliki peran penting lainnya.
“Manfaat mangrove mulai dari melindungi garis pantai, menyerap CO2 untuk mengurangi perubahan iklim, menghasilkan oksigen, menjadi habitat biota pesisir, hingga mendukung edukasi dan ekonomi ekowisata,” tulis INALUM dalam unggahan Instagram resminya @inalum.
Dalam menjalankan program ini, INALUM tidak berjalan sendiri. Perusahaan pelat merah itu menggandeng berbagai kelompok masyarakat seperti Kelompok Tani Cinta Mangrove, KTH Lestari Pesisir, dan Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia.
“Pelestarian mangrove ini kami lakukan bersama masyarakat agar dampaknya berkelanjutan, baik untuk lingkungan maupun ekonomi masyarakat pesisir,” lanjut keterangan tersebut.
INALUM juga menyoroti pentingnya peran Indonesia dalam menjaga mangrove dunia. Data menunjukkan Indonesia memiliki luas mangrove terbesar di dunia, yaitu 3,45 juta hektar atau sekitar 23% dari total luas mangrove global.
“Bersama alam, INALUM terus menghadirkan langkah nyata demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau untuk generasi mendatang,” tutup pernyataan perusahaan. (MR/PS)
