Duma Mendapat Apresiasi Atas Respon Cepat Dan Kepedulian Terhadap Masyarakat
Mendapat apresiasi tersebut, , Duma merasa terharu dan bangga. Namun sedih mendengar pengakuan masyarakat masih ada rumah sakit mempersulit pasien ketika berobat. Duma juga menyayangkan sistem pelayanan kesehatan yang masih jauh dari harapan. Padahal Pemko Medan telah ada Perda No. 4 tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan.
Senada dengan apresiasi warga dan tanggapan wakil rakyat terkait pelayanan kesehatan yang masih kurang maksimal, Kepala Puskesmas Helvetia, dr. Indra menegaskan tidak akan pilih bulu ketika ada mengetahui anggotanya tidak benar memberikan pelayanan kepada masayarakat yang datang berobat atau membutuhkan pelayanan kesehatan.
Ia juga meminta agar warga masyarakat tidak hanya memuji kinerja puskesmas dan klinik namun bila memang pelayanan yang diberikan tidak sesuai katakan saja jangan ragu. “Saya akan menindak dan memberikan sanksi kepada petugas saya yang tidak benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ” katanya.
Selain pelayanan kesehatan, pada kegiatan sosialisasi Perda tentang kesehatan tersebut, kepada Duna Dame warga berharap dapat segera menuntaskan permasalahan lainnya seperti drainase tersumbat, masalah LPJU dan BPJS Kesehatan yang masih banyak membingungkan masayarakat.
Diakhir pelaksanaan kegiatan Sosoerda tersebut, Duma mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Selain itu, maraknya begal akhir akhir ini dan telah banyak meresahkan masyarakat terutama di kecamatan Medan Helvetia, Duma juga menghimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas malam kalau tidak ada hal yang mendesak. Ia juga meminta aparat kepolisian memperbanyak patroli pada malam hari terutama di tempat tempat rawan aksi kriminalisasi dan begal. (MR/Irwan)
