DLH Kabupaten Malang Rencana Bangun TPST , Tumpukan Sampah Penyebab Utama Terjadinya Banjir Pujon
METRORAKYAT.COM, KABUPATEN MALANG – Pasca banjir yang melanda Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang , Jawa Timur, yang terjadi pada Januari 2026 utamanya disebabkan oleh sumbatan sampah rumah tangga dan material kayu di aliran sungai/gorong-gorong.
Selain itu minimnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di sekitar lokasi. Kondisi ini diperparah dengan turunnya curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan, pendangkalan sungai, serta alih fungsi lahan.
Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang merencanakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Kecamatan Pujon. Pembangunan TPST ini bertujuan mengurangi pembuangan sampah oleh masyarakat ke sungai yang memicu terjadinya banjir.
Ahmad Dzulfikar Nurrahman Plt Kepala DLH Kabupaten Malang, mengatakan memang saat ini tidak ada TPST maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di wilayah Kecamatan Pujon. Bahkan selama ini, sampah dari kawasan tersebut dibawa ke TPA Randuagung yang ada di Kecamatan Singosari.
“, Penyebab banjir Pujon di akibatkan oleh penumpukan sampah terbawa arus hujan, menyumbat aliran anak Sungai Konto, dan meluap ke jalan raya serta permukiman di Desa Pujon Lor dan Ngroto, karena belum terbangun TPST sendiri,sejauh ini sampah langsung di bawa ke TPST Randuagung Singosari,”jelasnya.
Menurutnya ,”Perencanaan pembangunan TPST ikut program Pemerintah Pusat.Dan itu sifatnya masih perencanaan,” ujar Dzulfikar, Senin (2/1/2026).
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Purwoto menegaskan ,”Kebanyakan yang menyumbat adalah Sampah rumah tangga dan kayu tersangkut di gorong-gorong, menyebabkan air tidak dapat mengalir sehingga meluap ke jalan , Hujan deras menyebabkan volume air tinggi, sementara dasar sungai mengalami pendangkalan akibat sampah yang menumpuk,” tegas Purwoto.
Banjir ini sempat melumpuhkan jalur utama Malang-Kediri dan membawa material lumpur ke permukiman setinggi 50 cm , serta fasilitas umum. Warga bersama BPBD dan dinas terkait melakukan pembersihan material .(MR/Pro).
