Miris! Calon Kepling Unggul 30 Persen Tersingkir, Pemenang Justru yang Sudah Mengundurkan Diri, Diduga Campur Tangan Lurah dan Camat

Miris! Calon Kepling Unggul 30 Persen Tersingkir, Pemenang Justru yang Sudah Mengundurkan Diri, Diduga Campur Tangan Lurah dan Camat
Keterangan foto: gambar ilustrasi. (metrorakyat.com)
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Aroma kecurangan tercium tajam dalam pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) 21 Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia. Ahmad Faisal Lubis (48), calon Kepling yang meraih dukungan suara tertinggi hingga 30 persen, justru dibuat kalah oleh kandidat lain yang bahkan pernah mengundurkan diri.

Dengan wajah kecewa dan penuh tanda tanya, Faisal mendatangi Sopo ATRestorasi Bersatu Kota Medan untuk menyampaikan dugaan manipulasi dalam proses pemilihan yang digelar berulang kali itu.

“Pemilihan dilakukan sampai tiga putaran. Di putaran pertama dan ketiga saya unggul dengan dukungan 30 persen suara. Tapi anehnya, yang menang justru calon yang sudah mundur di putaran kedua. Ini jelas tidak masuk akal,” tegas Faisal, Sabtu (8/11).

Menurutnya, proses pemilihan berlangsung pada 11–13 Desember 2024 (putaran pertama), 17–18 Maret 2025 (putaran kedua), dan 8–14 Juli 2025 (putaran ketiga). Berdasarkan Perwal No. 21 Tahun 2021 tentang Pengangkatan dan Pemilihan Kepala Lingkungan, kandidat yang meraih dukungan minimal 30 persen otomatis memenuhi syarat terpilih.

Namun, kejanggalan terjadi saat pengumuman hasil pada 10 Oktober 2025 pukul 21.00 WIB, di mana nama Faisal tiba-tiba digugurkan dan kemenangan justru diberikan kepada kandidat berinisial AG, yang sebelumnya telah menyatakan mundur.

“Saya mencium ada permainan dari oknum lurah dan camat. Ini bukan sekadar pelanggaran aturan, tapi juga penghianatan terhadap demokrasi masyarakat,” tegas Faisal.

Tak tinggal diam, Faisal pun melapor langsung ke Wali Kota Medan pada 27 Oktober 2025, dan surat diterima bagian umum pemko Medan dengan Nomor 168.

Ia berharap Wali Kota Rico Waas turun tangan memonitor dan mengusut dugaan kecurangan tersebut.

“Kalau pemenangnya sudah ditentukan sejak awal, untuk apa pemilihan dilakukan?. Ini sama saja mempermainkan rakyat. Kami percaya, Pak Wali Kota orang yang bersih dan berani memberantas oknum nakal di jajaran bawahannya,” ungkapnya dengan nada tegas dan penuh harap.

Terpisah, lurah Helvetia Tengah, Naikma Marbun saat dikonfirmasi belum memberikan respon balasan terhadap awak media. (MR/Irwan)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News