Bupati Inhu Lantik Sekda Defenitif
METRORAKYAT. COM, INDRAGIRI HULU – Bupati Inhu Ade Agus Hartanto resmi melantik Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu,Zulfahmi Adrian, Rabu (19/11/2025 ) Pukul 20.08 Wib bertempat di Gedung Sejuta Sungkai Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu.
Pelantikan Sekda Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu tersebut di saksikan H. Azharisman Rozie, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IPDN mewakili Rektor IPDN, Zul Anshari,Kabag Mutasi Badan Kepegawaian Daerah Prov. Riau mewakili Plt. Gubernur Riau, Forkopimda Inhu serta Pejabat di Lingkungan Pemerintah Daerah Inhu dan tamu undangan.
Penetapan Zulfahmi sebagai Sekda Inhu berdasarkan SK Bupati Inhu Nomor : Kpts.421/XI/2025 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama.
Bupati Inhu dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini adalah momentum penting bagi kita semua, bukan hanya sekedar menandai pelantikan pejabat tinggi pratama, tetapi juga menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan serta arah perjalanan Kabupaten Inhu kedepan.
“Atas nama pribadi beserta seluruh jajaran Pemda Inhu izinkan saya menyampaikan ucapan selamat kepada Zulfahmi Adrian yang hari ini resmi diamanahkan sebagai Sekda Inhu,”ujarnya.
Semoga amanah besar ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan sebagai ladang pengabdian yang memberi manfaat luas bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan bahwa, sosok Zulfahmi Adrian tentunya bukan figur yang asing bagi Kabupaten Inhu, karena beliau merupakan dulunya mengawali tugas sebagai abdi negara di Kabupaten Inhu.
“Sudah pernah menduduki beberapa jabatan strategis seperti Camat, Kepala Bagian (Kabag), Kepala Kantor (Kakan) dan Kepala Dinas (Kadis), kemudian sekitar tahun 2012 melanjutkan karirnya di Pemerintahan Kota Pekanbaru,” paparnya.
“Harapan saya dan kita semua, hal tersebut dapat menjadi modal berharga bagi beliau dalam mengemban amanah sebagai sekda,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Ia juga menyampaikan bahwa dalam kepemimpinannya sebagai Kepala Daerah (Bupati), gerakan perubahan adalah visinya, itulah kata kuncinya. “Semangat perubahan ini tidak boleh hanya sekedar slogan, melainkan gerakan nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola serta disiplin birokrasi, “pungkasnya.( MR/Ob )
